Biodata Rahmiana Zein Penemu Teknik Kromatografi Tercepat Di Dunia

Biodata Rahmiana Zein Penemu Teknik Kromatografi Tercepat Di Dunia

Hai sobat biodata, kali ini kami akan bagikan biodata Rahmiana Zein seorang penemu teknik kromatografi tercepat di dunia. Penasaran ingin tahu tentang penemu teknik kromatografi tercepat di dunia, simak penjelasannya berikut ini.

Biodata Rahmiana Zein :

  • Lahir : 25 Desember 1956 Medan, Sumatra Utara
  • Kewarganegaraan : Indonesia
  • Almamater : Universitas Gipu, Jepang
  • Pekerjaan : Ilmuwan, pengajar
  • Dikenal karena : Pakar ilmu kimia, Penemu teknik kromatografi tercepat di dunia
  • Agama : Islam
  • Pasangan : Prof. Dr. Edison Munaf

Prof. Dr. Rahmiana Zein adalah seorang pengajar dan pakar ilmu kimia asal Indonesia. Ia merupakan penemu teknik kromatografi tercepat di dunia. Kromatografi adalah teknik pemisahan senyawa kimia memanfaatkan interaksi antara pelarut, sampel yang akan dipisahkan, fase diam (stationary phase) dan fase bergerak (mobile phase).

Di bawah bimbingan Profesor Toyohide Takeuchi di Universitas Gipu, Jepang, pada tahun 1998, Prof. Dr. Rahmiana Zein, yang saat itu sedang melakukan penelitian untuk disertasi doktor bidang kimia menemukan teknik kromatografi tercepat di dunia.

Jika sebelum ini peneliti membutuhkan waktu antara 1.000 dan 100 menit untuk membedah senyawa kimia, teknik yang digunakan Rahmiana Zein mampu mendiagnosis senyawa kimia dalam waktu kurang dari 10 menit.

Prof. Dr. Rahmiana Zein menjabat sebagai Kepala Laboratorium Kimia Lingkungan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Andalas (Unand), Padang, Sumatera Barat.

Rahmiana Zein yang merupakan adik kandung dari Kivlan Zein, seorang tokoh militer ini menikah dengan Prof. Dr. Edison Munaf, yang menjabat sebagai Atase Pendidikan dan Kebudayaan (ATDIKBUD) di KBRI Tokyo, Jepang, dan juga pernah menjabat sebagai Pembantu Rektor II Universitas Andalas.

Teknik ciptaan Rahmiana Zein ini terus berkembang dan kian populer berkat ditemukannya teknik HPLC (high performance liquid chromatography). Teknik pemisahan cairan dalam kecepatan tinggi dengan fase diam berukuran terkecil 10 mikrometer.

Baca Juga :  Biodata Francesco Redi, Penentang Teori Abiogenesis

Bahkan Dido Ishii, guru besar emeritus Universitas Nagoya memperkecil kolom mikro menjadi 0,5 milimeter. Sejak 1980-an, dikembangkan jadi 0,2 milimeter dan panjang 10 sentimeter. Oleh Rahmiana, begitu ibu tiga anak ini biasa disapa, kolom itu diperkecil lagi jadi 5 mikrometer, panjang 10 sentimeter dan kedalaman 0,35 milimeter.

Dengan bejana itu, screening serum sapi yang ditelitinya dapat didiagnosis kurang dari 10 menit. Cara yang sama ia lakukan untuk mengetahui kandungan yang terdapat dalam urin, air ludah, darah dan air sungai. Bahkan untuk diagnosis senyawa kanker jenis poliaromatik hidrokarbon (PAH), pencemaran akibat bahan bakar minyak atau asap rokok.

Rahmiana Zein tak mematenkan hasil penelitiannya karena diburu tenggat studi. Ia harus mempublikasikan hasil penelitiannya di beberapa media internasional. Akibatnya, hak untuk mempatenkan temuan itu pun hilang. Namun Rahmiana bangga, hasil penelitiannya terus dimanfaatkan oleh para peneliti.

Penutup

Itulah biodata Rahmiana Zein seorang penemu teknik kromatografi tercepat di dunia. Semoga dapat menambah pengetahuan dan bermanfaat bagi sobat biodata sekalian.

sumber : wikipdia.org & Blog Penemu