Biodata Rowland Hill Penemu Perangko

Biodata Rowland Hill Penemu Perangko

Hai sobat biodata, kali ini kami akan bagikan biodata Rowland Hill seorang penemu perangko. Penasaran ingin tahu tentang penemu perangko, simak penjelasannya berikut ini.

Biodata Rowland Hill :

Lahir : 3 Desember 1795, Kidderminster, Inggris 

Meninggal : 27 Agustus 1879, Hampstead

Dimakamkan : Westminster Abbery, London

Dikenal atas : penemu perangko, “bapak prangko dunia”

 

Sir Rowland Hill KCB, FRS adalah seorang guru Britania Raya. Dia mengampanyekan reformasi atas sistem pos. Hill umumnya dikenal atas konsep dasar sistem layanan pos modern termasuk perangko yang diciptakannya.

Biografi

Rowland Hill lahir pada tanggal 3 Desember 1795 di Kidderminster, Inggris. Ayahnya bernama Thomas Wright Hill berprofesi sebagai seorang guru.

Sejak umur 11 tahun Rowland Hill telah membantu ayahnya dalam menyelenggarakan sebuah sekolah. Pada usia 30 satu tahun, Rowland Hill pindah dari Birmingham ke suatu tempat dekat London, bersama saudaranya Rowland Hill mendirikan sebuah sekolah istimewa di Bruce Castle di Tottenham.

Rowland Hill mencoba kehidupan sebagai seorang guru mengikuti jejak ayahnya. Dalam kariernya sebagai guru, Rowland Hill memperkenalkan sistem mengajar yang disebut “Hazelwood”.

Sistem ini mengungkapkan bahwa mengakui kebenaran adalah sangat penting bagi mahasiswa yang demokratis agar pendidikan bisa sukses. Gagasan Rowland Hill juga menekankan pendidik memiliki disiplin diri yang kuat.

Pada tahun 1930, ketika negara Inggris berkembang menjadi negara industri, transportasi mengalami kemajuan yang cukup pesat. Jalan kereta api mulai membentang dari Barat ke Timur dan dari Utara ke Selatan.

Baca Juga :  Biodata Joseph Henry Penemu Penyebab Awal Terjadinya Bel Listrik dan Listrik Estafet

Pada waktu itu, Rowland Hill memikirkan bagaimana mendapatkan pemasukan uang untuk kas kerajaan dari pajak pengiriman surat-surat. Bahkan pikiran dari pajak pengiriman surat-surat.

Bahkan pikiran Rowland Hill juga diganggu dengan pemberian hak bagi anggota Majelis Rendah dan Majelis Tinggi dalam parlemen untuk dapat mengirim surat secara cuma-cuma tanpa batas selain itu sistem pembayaran biaya pengiriman surat oleh penerima juga banyak merugikan dinas pos.

Hal itu dilihat oleh Rowland Hill sebagai suatu pemborosan dan sangat merugikan kas kerajaan. Sebab itu, pada tahun 1837 Rowland Hill mengajukan usul ke parlemen yang berhubungan dengan tata kelola pos, hingga akhirnya terciptalah perangko pertama.

Rowland Hill yang bukan orang Dinas Pos lalu pada tahun 1846 ditunjuk menjadi sekertaris Postmaster General. Antara tahun 1854-1856 Rowland Hill mendapat kepercayaan untuk menduduki jabatan sebagai Sekretaris Perusahaan Jawatan Pos, Suatu kedudukan yang tinggi waktu itu.

Pada tahun 1860 Rowland Hill menerima penghargaan tertinggi dengan gelar “Knight”. Dia diangkat sebagai orang yang berhasil dan berbuat sosial tingkat nasional dan berhak menggunakan gelar “Sir” di depan namanya.

Pada tahun 1864 ketika Rowland Hill pensiun, parlemen memberikan hadiah 20000 Poundsterling dan berhak setiap tahunnya menerima pensiun sebesar 2000 poundsterling.

Rowland Hill, yang akhirnya mendapat julukan sebagai Bapak Prangko Dunia, meninggal di Hampstead pada tanggal 27 Agustus 1879 dan dimakamkan dengan upacara kebesaran nasional di Westminster Abbery, London.

Sejarah penemuan prangko

Prangko pertama yang merupakan hasil gagasan Sir Rowland Hill diterbitkan di Inggris pada tanggal 6 Mei 1840, dan merupakan prangko pertama yang resmi di dunia.

Sebelum tanggal itu sudah ada prangko pula tetapi tidak resmi, tidak dapat dipakai oleh masyarakat umum, tetapi hanya kaum bangsawan tertentu yang memakainya. Prangko pertama yang resmi memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

  • Memuat gambar kepala Ratu Victoria.
  • Dicetak dalam warna hitam.
  • Memuat kata postage pada bagian atasnya.
  • Memuat kata-kata one penny pada bagian bawahnya.
Baca Juga :  Biodata Anak Agung Pandji Tisna, Sastrawan dan Pujangga

Mengingat warna tintanya hitam serta tulisan one penny yang menunjukkan harga nominalnya, prangko itu lalu dikenal oleh masyarakat luas dengan julukan The Penny Black.
Kisah timbulnya gagasan untuk menerbitkan prangko oleh Sir Rowland Hill ternyata cukup menarik. Suatu ketika dilihatnya seorang pengantar menyerahkan sepucuk surat kepada seorang gadis.
Sejenak setelah mengamati surat itu dengan teliti, gadis itu pun segera mengembalikan surat itu kepada pengantar pos dan menolak melunasi biaya pengiriman surat dengan alasan bahwa dia tidak punya uang.

Sir Rowland Hill mendekati gadis seraya bertanya apa sebab dia menolak menerima surat tersebut. Jawaban gadis tersebut ternyata mengejutkan. Surat yang ternyata datang dari kekasihnya itu memuat beberapa tanda atau kode yang hanya diketahui oleh mereka berdua.

Tanpa harus membuka surat itu pun gadis itu telah tahu apa sebenarnya maksud atau isi surat itu. Jadi, buat apa dia harus susah-susah membayar ongkos kirim surat.
Hal ini membuat Sir Rowland gusar, karena bila hal tersebut sering terjadi, alangkah ruginya dinas pos dan juga bagaimana nasib karyawan yang bekerja didalamnya.
Oleh karena itu, pada tahun 1837 Rowland Hill mengajukan usul kepada parlemen yang antara lain mengemukakan hal-hal sebagai berikut:
  • Ongkos pengiriman surat harus diturunkan, dengan turunnya ongkos pengiriman surat, diharapkan terjadi peningkatan jumlah surat yang dikirim.
  • Untuk lebih merangsang masyarakat agar saling berkirim surat, perlu ditetapkan tarif pos yang seragam dengan tidak memandang jarak tempuh surat tersebut.
  • Untuk menghindari penyalahgunaan biaya pengiriman surat, biayanya harus dibayar dimuka dengan menempelkan secarik kertas tanda pelunasan yang saat ini kita kenal sebagai prangko.
Pemikiran ini awalnya mendapat tentangan dari Parlemen. Namun empat tahun kemudian tepatnya pada tahun 1840 usul Rowland Hill diterima Parlemen. Dari sinilah kemudian lahir prangko, carik kertas kecil yang dipakai sebagai tanda pelunasan pengiriman surat.

Perkembangan perangko di seluruh dunia

Setelah Inggris menerbitkan prangko pada tahun 1840, beberapa negara-negara lain pun segera mengikutinya antara lain Zurich, Jenewa, Basel (ketiganya di Swiss), Mauritius, Perancis, Bavaria, Amerika Serikat, dan Brasil.

Baca Juga :  Biodata Damhuri Muhammad Penulis Cerpen

Pada tanggal 1 April 1864, pemerintah Hindia Belanda yang waktu itu menguasai seluruh Nusantara menerbitkan prangko pertama kali. Prangko Hindia Belanda yang baru lahir itu berwarna merah anggur dengan harga nominal 10 sen dan menampilkan gambar Raja Willem III.

Penutup

Itulah biodata Rowland Hill seorang penemu perangko. Semoga bisa menambah pengetahuan dan bermanfaat bagi sobat biodata sekalian.

sumber : wikipedia.org