Biodata Antonio de Ulloa Penemu Platina Atau Platinum

Biodata Antonio de Ulloa Penemu Platina Atau Platinum

Hai sobat biodata, kali ini kami akan bagikan biodata Antonio de Ulloa seorang penemu platina atau platinum. Penasaran ingin tahu tentang penemu platina atau platinum, simak penjelasannya berikut ini.

Antonio de Ulloa (12 Januari 1716 – 3 Juli 1795) adalah seorang jenderal asal Spanyol dari angkatan laut, penjelajah, ilmuwan, penulis, astronom, administrator kolonial dan gubernur Spanyol pertama di Louisiana. Dia dan seorang rekan Spanyol menemukan unsur platinum dan Ulloa menulis deskripsi ilmiah pertama tentang hal itu.

Platina/Platinum

Platina adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Pt dan nomor atom 78. Logam transisi putih abu-abu ini padat, lunak, ulet, sangat tidak reaktif, dan berharga. Namanya berasal dari istilah Spanyol platina, yang jika diterjemahkan secara harfiah berarti “perak kecil”.

Platina adalah anggota unsur golongan platina dan unsur dalam golongan 10 pada tabel periodik. Platina memiliki enam isotop alami. Logam ini adalah salah satu unsur langka di kerak bumi dengan kelimpahan rata-rata sekitar 5 μg/kg.

Platina terdapat dalam beberapa bijih nikel dan tembaga bersama dengan beberapa deposit alami, sebagian besar di Afrika Selatan, yang menyumbang 80% dari produksi dunia. Karena kelangkaan dalam kerak bumi, hanya beberapa ratus ton yang diproduksi setiap tahun, dan memberikan manfaat penting, logam ini menjadi sangat berharga dan merupakan komoditas logam mulia[n 1] utama.

Platina adalah logam yang paling kurang reaktif. Daya tahannya yang mengagumkan terhadap korosi, bahkan pada suhu tinggi, membuatnya dinobatkan sebagai logam mulia. Konsekuensinya, platina sering ditemukan sebagai unsur platina alami.

Baca Juga :  Biodata Francis Harry Compton Crick Penemu Struktur DNA

Oleh sebab itu Platina terdapat secara alami dalam pasir aluvium di berbagai sungai, maka ia digunakan pertama kali oleh penduduk asli Amerika Selatan pra-Kolombia untuk membuat artefak. Tulisan Eropa merujuk pada abad ke-16, tetapi laporan Antonio de Ulloa yang mempublikasikan logam baru di Kolombia pada tahun 1748 menjadi obyek penelitian para ilmuwan.

Penggunaan awal Platina 

Sejarah platina dimulai dengan orang Mesir hampir tiga ribu tahun yang lalu. Periset telah menemukan beberapa barang perhiasan dan artefak kecil yang mengandung platinum. Salah satu item ini adalah kotak kecil atau peti mati yang berhubungan dengan abad ke 7 SM. Peti mati ditemukan di Thebes di Mesir Atas dan dihiasi dengan hieroglif emas dan perak dengan nama Shepenupet II.

Saat ahli kimia Prancis Marcellin Berthelot memeriksa peti mati itu pada tahun 1901, dia memutuskan bahwa salah satu logam berwarna perak yang digunakan untuk menghias kotak itu sebenarnya adalah platinum asli yang dicampur dengan sejumlah kecil emas dan iridium. Berthelot percaya bahwa penggunaan platinum oleh orang Mesir tidak disengaja, karena platinum adalah komponen alami dari bijih yang diimpor dari Nubia.

Para arkeolog telah menemukan jejak platina dalam emas yang digunakan dalam makam Mesir kuno dan huruf hieroglif berkalender awal 1200 SM. Namun, keberlanjutan pengetahuan Mesir tentang logam ini masih belum jelas. Cukup mungkin mereka tidak mengenali adanya platina dalam emas mereka.

Logam ini digunakan oleh bangsa Amerika pra-Kolombia di dekat Esmeraldas, Ekuador saat ini untuk membuat artefak berbahan aloy emas putih-platina. Mereka menerapkan sistem metalurgi serbuk yang relatif canggih. Platina yang digunakan dalam obyek-obyek semacam ini bukanlah unsur murni, tetapi merupakan campuran alami logam-logam golongan platina, dengan sejumlah kecil paladium, rodium, dan iridium.

Baca Juga :  Kewajiban dan Hak Terhadap Ketersedian Air

Penemuan di Eropa

Referensi Eropa pertama tentang platina muncul pada tahun 1557 dalam tulisan-tulisan humanis Italia Julius Caesar Scaliger yang dideskripsikan sebagai logam mulia yang tidak diketahui ditemukan di antara Darién dan Meksiko, “belum ada api maupun kecerdasan Spanyol yang mampu mencairkannya”.

Sejak penemuan pertama mereka dengan platina, bangsa Spanyol umumnya melihat logam ini sebagai semacam pengotor dalam emas, dan diperlakukan seperti itu. Logam itu sering hanya dibuang, dan ada keputusan resmi yang melarang pemalsuan emas dengan pengotor platina.

Pada tahun 1741, Charles Wood, seorang ilmuwan metalurgi berkebangsaan Inggris, menemukan beragam berbagai sampel platina Kolombia di Jamaika, sehingga mengirim William Brownrig untuk penyelidikan lebih lanjut. Antonio de Ulloa, yang juga berjasa dengan penemuan platina, kembali ke Spanyol dari French Geodesic Mission pada tahun 1746 setelah berada di lokasi misi selama delapan tahun.

Catatan sejarahnya tentang ekspedisi termasuk deskripsi platina sebagai tidak dapat dipisahkan maupun dikalsinasi. Ulloa juga mengantisipasi penemuan tambang platina. Setelah mempublikasikan penelitiannya pada tahun 1748, Ulloa tidak melanjutkan penyelidikan logam baru itu. Pada tahun 1758, ia dikirim untuk memimpin operasi tambang raksa di Huancavelica.

Pada tahun 1750, setelah meneliti platina yang dikirim oleh Wood, Brownrigg mempresentasikan detail penelitian logam ini kepada Royal Society, dan menyatakan bahwa ia belum melihat penelitian sebelumnya, tentang mineral-mineral yang telah diketahui, yang menyebutkan logam hasil temuannya itu. Brownrigg juga mencatat tentang titik lebur platina yang sangat tinggi.

Kimiawan lain seantero Eropa segera mulai meneliti platina, termasuk Andreas Sigismund Marggraf, Torbern Bergman, Jöns Jakob Berzelius, William Lewis, dan Pierre Macquer. Pada tahun 1752, Henrik Scheffer mempublikasikan sebuah deskripsi ilmiah terperinci tentang logam ini, yang ia rujuk sebagai “emas putih”, termasuk sebuah penelitian tentang keberhasilannya melebur bijih platina dengan bantuan arsen.

Baca Juga :  Khasiat Jambu Air Untuk Ibu Hamil

Scheffer menjelaskan platina sebagai logam yang lebih sulit dipotong daripada emas, tetapi memiliki ketahanan yang sama terhadap korosi.

Penutup 

Itulah biodata Antonio de Ulloa seorang penemu platina atau platinum. Semoga dapat menambah pengetahuan dan bermanfaat bagi sobat biodata sekalian.

sumber :

  • http://www.jewelpedia.net/the-history-of-platinum/
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Platina