Biodata Pierre Vernie Penemu Jangka Sorong

Biodata Pierre Vernie Penemu Jangka Sorong

Hai sobat biodata, kali ini kami akan bagikan biodata Pierre Vernie seorang penemu jangka sorong. Penasaran ingin tahu tentang penemu jangka sorong, simak penjelasannya berikut ini.

Jangka sorong adalah alat ukur yang ketelitiannya dapat mencapai seperseratus milimeter. Terdiri dari dua bagian, bagian diam dan bagian bergerak.

Pembacaan hasil pengukuran sangat bergantung pada keahlian dan ketelitian pengguna maupun alat itu. Sebagian keluaran terbaru sudah dilengkapi dengan display digital.

Pada versi analog, umumnya tingkat ketelitian adalah 0.05mm untuk jangka sorong di bawah 30 cm dan 0.01 untuk yang di atas 30 cm.

Pierre Vernie

Pierre Vernie adalah seorang matematikawan dan penemu instrumen asal Perancis. Dia adalah penemu dan eponim dari skala vernier yang digunakan dalam mengukur perangkat. Alat itu kini populer dengan nama “Jangka Sorong.”

Pierre Vernie lahir di Ornans, Perancis, pada tahun 1580, Vernie diajar sains oleh ayahnya. Dia lalu menjadi kapten dan castellan kastil di Ornans, untuk Raja Spanyol. Vernie juga anggota dewan dan direktur jenderal ekonomi di Kabupaten Burgundy .

Di Brussels , pada tahun 1631, Vernie menerbitkan, risalahnya La konstruksi, l’usage, et les propriétés du kuadrat nouveau de mathématique, dan mendedikasikannya kepada Infanta. Di dalamnya Vernie menggambarkan perangkat cerdik yang sekarang menyandang namanya, skala yang lebih tinggi.

Untuk kuadran dengan skala primer dalam setengah derajat, Vernier mengusulkan untuk melampirkan sektor yang dapat digerakkan, tiga puluh satu setengah derajat panjangnya tetapi dibagi menjadi tiga puluh bagian yang sama (masing-masing bagian terdiri dari setengah derajat ditambah satu menit).

Dalam mengukur sudut, menit dapat dengan mudah diperhitungkan dengan memperhatikan garis divisi mana dari sektor tersebut bertepatan dengan garis pembelahan kuadran.

Baca Juga :  Cara Merawat Bunga Petunia Gantung Agar Tumbuh Lebat

Nama vernier sekarang diterapkan pada skala bergerak kecil yang melekat pada caliper, sekstan, barometer, atau instrumen lulus lainnya dan diberikan oleh Jérôme Lalande.

Lalande menunjukkan bahwa nama sebelumnya, nonius setelah Pedro Nunes, milik lebih baik untuk penemuan yang berbeda. Nama nonius terus diterapkan ke vernier hingga awal abad ke-19.

Penutup

Itulah biodata Pierre Vernie seorang penemu jangka sorong. Semoga dapat menambah pengetahuan dan bermanfaat bagi sobat biodata sekalian.

sumber : Blog Penemu & berbagai sumber