Usman Janatin

Biodata Usman Janatin, Pahlawan Nasional

Biodata Usman Janatin, Pahlawan Nasional

Hai sobat biodata, kali ini kami akan bagikan biodata Usman Janatin seorang Pahlawan Nasional. Penasaran ingin tahu tentang biodata Usman Janatin, simak penjelasannya berikut ini.

Usman Janatin

Sersan Dua KKO Anumerta Usman Janatin bin H. Ali Hasan adalah salah satu dari dua anggota KKO (Korps Komando Operasi, kini disebut Marinir) Indonesia yang ditangkap di Singapura pada saat terjadinya Konfrontasi dengan Malaysia.

Bersama dengan seorang anggota KKO lainnya bernama Harun Thohir, keduanya dianggap bersalah dengan tuduhan meledakkan bom di pusat kota di Singapura. Ia dihukum gantung oleh pemerintah Singapura pada Oktober 1968.

Usman bin Muhammad Ali alias Janatin lahir pada tanggal 18 Maret 1943 di Jatisaba, Purbalingga. Pada tahun 1962, ia menamatkan sekolahnya di sekolah menengah. Usman pun melanjutkan pendidikan dengan masuk Korps Marinir Indonesia.

Kemudian ia pun ditunjuk untuk menjadi salah satu dari tiga sukarelawan untuk bertugas dalam operasi militer Komando Siaga.

Komando Siaga sendiri dipimpin oleh Wakil Laksamana Angkatan Udara Omar Dhani. Operasi ini berlangung selama konfrontasi Indonesia-Malaysia. Janatin kemudian ditempatkan di Pulau Sambu, Riau.

Usman adalah sosok prajurit yang tegas, disiplin dan dinilai cakap menjalankan tugas yang dibebankan kepadanya. Melalui saringan yang ketat, Usman kemudian terpilih menjadi salah satu prajurit yang mendapat tugas yang berat lagi sangat berbahaya yaitu menyusup ke Singapura dan membuat sabotase di sana.

Bersama dengan Harun bin Said dan Gani bin Arup, Usman berhasil masuk ke Singapura dan juga berhasil meledakkan bangunan McDonald di Singapura dalam rangka membuat sabotase pada tanggal 10 Maret 1965.

Mereka bersegera meninggalkan Singapura untuk menuju pulau Sambu yang menjadi pangkalan semula. Malang, perahu boat yang mereka tumpangi mendadak rusak. Pasukan khusus Australia menangkapnya di pelabuhan Singapura.

Baca Juga :  Biodata Elijah McCoy Penemu Pelumas Otomatis

Dalam pengadilan Singapura, Usman dinyatakan bersalah dan divonis hukuman mati. Mereka dihukum gantung di Penjara Changi, Singapura Pada tanggal 17 Oktober 1968.

Jenazah Usman dan Harun kemudian dipulangkan ke Indonesia. Mereka dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta. Nama Usman sendiri kini diabadikan menjadi nama jalan di depan Markas Korps Marinir, yaitu Jalan Prajurit KKO Usman dan Harun.

Sekarang, namanya juga diabadikan menjadi nama sebuah masjid di daerah Cilandak, Jakarta Selatan. Usman Janatin yang meninggal di Singapura pada umur 25 tahun diangkat sebagai Pahlawan Nasional Pembela Kemerdekaan oleh Pemerintah Indonesia pada tanggal 17 Oktober 1968 dengan Keppres No. 50/TK/1968.

 

Penutup

Itulah biodata Usman Janatin seorang Pahlawan Nasional. Semoga bisa menambah pengetahuan dan bermanfaat bagi sobat biodata sekalian.