Biodata Gusti Raden Ayu Siti Noeroel Kamaril Ngasarati Kusumawardhani 

Biodata Gusti Raden Ayu Siti Noeroel Kamaril Ngasarati Kusumawardhani 

Hai sobat biodata, kali ini kami akan bagikan biodata Gusti Raden Ayu Siti Noeroel Kamaril Ngasarati Kusumawardhani. Penasaran ingin tahu tentang biodata Gusti Raden Ayu Siti Noeroel Kamaril Ngasarati Kusumawardhani, simak penjelasannya berikut ini.

Gusti Raden Ayu Siti Noeroel Kamaril Ngasarati Kusumawardhani 

Gusti Raden Ayu Siti Noeroel Kamaril Ngasarati Kusumawardhani atau akrab dikenal dengan nama Gusti Noeroel beliau merupakan putri tunggal dari Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo Mangkunegoro VII (tujuh), dari permaisurinya, Gusti Kanjeng Ratu Timoer.

Ayah Gusti Noeroel adalah seorang ningrat dari Solo yang beristrikan putri dari Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat. Ibu Gusti Noeroel adalah puteri ke-12 Sultan Hamengku Buwono VII dari permaisuri ketiga, GKR Kencono.

Nama asli ibunya adalah G.R.Ay Mursudarijah. K.G.P.A.A Mangkunegoro VII sendiri adalah pemegang tampuk pemerintahan Mangkunegaran dari tahun 1916 hingga tahun 1944.

Gusti Nurul lahir di Surakarta, pada tahun 1921, dan wafat pada  tanggal 10 November 2015 dalam usia 94 tahun. Gusti Nurul lahir terkenal memiliki paras wajah yang cantik.

Karena kecantikannya, Gusti Nurul menjadi primadona di Kota Solo dan didambakan para tokoh negara. Mulai dari mantan Perdana Menteri Sutan Sjahrir yang biasa mengirimkan kado melalui sekretarisnya ke kediaman Gusti Nurul di Pura Mangkunegaran ketika rapat kabinet digelar di Yogyakarta.

Gusti Nurul juga didambakan oleh Kolonel GPH Djatikusumo, salah seorang prajurit militer. Yang menarik adalah mantan Presiden Sukarno yang juga tertarik dengan Gusti Noeroel namun konon kalah bersaing dengan Sutan Sjahrir.

Tokoh negara lainnya yang mencoba meminang Gusti Nurul adalah Sri Sultan Hamengku Buwono IX yang memiliki 9 orang selir.

Akantetapi semua tokoh tersebut tidak ada satupun yang berhasil memikat hati Gusti Noeroel. Putri bangsawan ini memutuskan untuk menerima pinangan seorang militer berpangkat letnan kolonel yang bernama RM Soerjo Soejarso.

Baca Juga :  Jawaban Bacaan Si Pendekar Kali Pesanggrahan

Kecantikannya yang termasyhur ini juga dibarengi dengan kepiawaiannya menari. Suatu kali, di usianya yang masih 15 tahun, Gusti Noeroel diminta datang secara khusus untuk menari di hadapan Ratu Wilhelmina di Belanda.

Tarian tersebut dipersembahkan sebagai kado pernikahan Putri Juliana. Yang menarik pada saat itu rombongan dari Mangkunegaran tidak membawa gamelan untuk mengiringi tarian Gusti Nurul.

Tetapi tarian itu diiringi alunan gamelan yang dimainkan dari Pura Mangkunegaran dan dipancarkan melalui Solosche Radio Vereeniging, yang siarannya bisa ditangkap dengan jernih di Belanda.

Gusti Nuruljuga dikenal sebagai salah satu tokoh yang membidani berdirinya Solosche Radio Vereeniging, stasiun radio pertama di Indonesia.

Gusti Nurul  wafat pada tanggal 10 November 2015 pada usia 94 tahun di RS Boromeus, Bandung setelah dua pekan dirawat akibat penyakit diabetes yang dideritanya.

Gusti Nurul meninggalkan 7 orang anak dan 14 orang cucu dari pernikahannya dengan Soerjo Soejarso. Ketujuh orang anaknya adalah Sularso Basarah, Parimita Wiyarti, Aji Pamoso, Heruma Wiyarti, Rasika Wiyarti, Wimaya wiyarti, dan Bambang Atas Aji. Nama terakhir merupakan anak angkat Gusti Nurul.

 

Penutup

Itulah biodata Gusti Raden Ayu Siti Noeroel Kamaril Ngasarati Kusumawardhani. Semoga bisa menambah pengetahuan dan bermanfaat bagi sobat biodata sekalian.

sumber : www.biografiku.com dan biografi-tokoh-ternama.blogspot.com