Biodata John Napier Penemu Konsep Dasar Logaritma

Biodata John Napier Penemu Konsep Dasar Logaritma

Hai sobat biodata, kali ini kami akan bagikan biodata John Napier seorang penemu konsep dasar logaritma. Penasaran ingin tahu tentang penemu konsep dasar logaritma, simak penjelasannya berikut ini.

Biodata John Napier :

  • Lahir : 1550 Menara Merchiston, Edinburgh
  • Meninggal : 4 April 1617 (umur 66-67) Edinburgh
  • Kebangsaan : Skotlandia
  • Bidang : Matematikawan
  • Almamater : University of St Andrews
  • Dikenal dalam : Logaritma, Napier’s bones, Notasi desimal
  • Orang tua : Sir Archibald Napier dan Janet Bothwell

 

John Napier dari Merchiston adalah seorang bangsawan Skotlandia yang dikenal sebagai ahli matematika, fisika, dan astronomi. Dia dikenal sebagai penemu logaritma. Napier juga menemukan apa yang disebut “Napier’s bones” dan sebagai penggagas penggunaan titik desimal dalam aritmatika dan matematika.

Biografi

Napier dilahirkan tahun 1550 di Puri Merchiston di Edinburgh, Skotlandia, sekarang bagian dari fasilitas Edinburgh Napier University. Setelah kematiannya dari efek asam urat, sisa-sisa Napier dikuburkan di Gereja St Cuthbert, Edinburgh.

Ayah Napier bernama Sir Archibald Napier dari Merchiston Castle, dan ibunya bernama Janet Bothwell, putri dari politisi dan hakim Francis Bothwell.

Seperti anggota kaum bangsawan pada waktu itu, John Napier tidak masuk sekolah sampai berumur 13 tahun. Napier tidak tinggal di sekolah yang sangat panjang. Hal ini diyakini bahwa ia drop out dari sekolah di Skotlandia dan mungkin bepergian di daratan Eropa untuk lebih melanjutkan studinya.

Pada tahun 1571, ketika Napier berusia 21 tahun, ia kembali ke Skotlandia dan membeli kastil di Gartness tahun 1574. Saat kematian ayahnya pada tahun 1608, Napier dan keluarganya pindah ke Merchiston Kastil di Edinburgh, di sana ia tinggal menghabiskan sisa hidupnya.

Baca Juga :  Biodata Johny Setiawan Penemu Planet Baru

Penelitian dan Penemuan Logaritma

John Napier adalah seorang bangsawan yang tinggal di Murchiston dan mempunyai hobi menulis berbagai topik yang menarik hatinya. Napier hanya tertarik meneliti salah satu aspek dalam matematika yang berhubungan dengan perhitungan dan trigonometri.

Istilah “kerangka Napier” (Napier frame) menunjuk kepada tabel-tabel perkalian dan “Analogi Napier” dan “Hukum bagian-bagian lingkaran Napier” adalah alat bantu untuk mengingat dalam kaitannya dengan trigonometri lingkaran.

Napier mengatakan bahwa penelitian dan penemuannya tentang logaritma terjadi dua-belas tahun silam sebelum dipublikasikan. Pernyataan ini menunjuk bahwa ide dasarnya terjadi pada tahun 1594. Meskipun ditemukan oleh Napier akan tetapi ada peran pendahulunya.

Stifel menulis Arithmetica integra pada 50 tahun silam dengan pedoman karya-karya Archimedes. Angka dengan pangkat dua adalah dasarnya, meski tidak dapat digunakan untuk tujuan penghitungan karena ada selisih yang terlalu besar dan cara interpolasi tidak memberikan hasil secara akurat.

Pengaruh pemikiran Dr. John Craig tidak dapat dikesampingkan, mempengaruhi John Napier. Pertemuan tidak sengaja terjadi ini, terjadi saat rombongan Craig dalam perjalanan menuju Denmark dengan menggunakan kapal, terjadi badai besar sehingga membuat rombongan ini berhenti tidak jauh dari observatorium Tycho Brahe, tidak jauh dari tempat Napier.

Sambil menunggu badai reda, mereka berdiskusi tentang cara-cara penghitungan yang digunakan dalam observatorium. Diskusi ini membuat Napier lebih termotivasi sehingga pada tahun 1614 diterbitkan buku Gambaran tentang aturan dalam logaritma (A Description of the Marvelous Rule of Logaritms).

Logaritma

Awal penemuan Napier tentang logaritma sebenarnya sangat sederhana. Menggunakan progresi geometrik dan integral secara bersamaan. Ambillah sebuah bilangan tertentu yang mendekati angka 1. Napier menggunakan 1 – 107 (atau 0,9999999) sebagai bilangan.

Baca Juga :  Biodata Walter Hunt Penemu Peniti Modern

Sekarang, istilah progresi dari pangkat yang terus meningkat sampai akhirnya hasilnya mendekati – sangat sedikit selisihnya. Untuk mencapai “keseimbangan” dan menghindari terjadi (bilangan) desimal dikalikan dengan 107.

N = 107(1 – 1/107)L, dimana L adalah logaritma Napier sehingga logaritma dari 107 sama dengan nol, yaitu: 107 (1-1/107) = 0,9999999 adalah 1 dan seterusnya. Apabila bilangan tersebut dan logaritma dibagi 107, akan ditemukan – secara virtual – sistem logaritma sebagai basis 1/e, untuk (1-1/107)107 mendekati Lim n→∞ (1 – 1/n)n = 1/e.

Perlu diingat bahwa Napier tidak mempunyai konsep logaritma sebagai dasar, seperti yang kita ketahui sekarang. Prinsip-prinsip kerja Napier akan lebih jelas dengan menggunakan konsep geometri di bawah ini.

A___________________P____________B___________________

C_______________________D__________Q_______________________E

Garis AB adalah setengah dari garis CE. Bayangkan titik P berangkat dari titik A, berjalan menyusur garis AB dengan kecepatan semakin menurun dengan proporsi sebanding dengan jaraknya dari titik B, pada saat bersamaan titik Q bergerak dari garis CE… dengan kecepatan bergerak sama seperti titik P.

Napier menyebut variabel jarak CQ adalah logaritma dari jarak PB adalah difinisi geometrik Napier. Misal: PB = x dan CQ = y. Apabila AB dianggap 107, dan jika kecepatan bergeraknya P juga 107, maka dalam notasi kalkulus modern didapat dx/dt = -x dan dy/dt = 107, x0 = 107, y0 = 0. Jadi dy/dx = – 107/x, atau y = -107 ln cx, dimana c adalah inisial kondisi untuk menjadi 10-7. Hasil, y = -107 ln (x/107) atau y/107 = log 1/e(x/107).

Begitu buku pertama diterbitkan, antusiasme matematikawan merebak sehingga banyak dari mereka berkunjung ke Edinburgh. Salah satu tamu adalah Henry Briggs (1516 – 1631), dimana pada saat pertemuan itu Briggs memberitahu Napier tentang modifikasi yang dilakukan. Mengubah basis logaritma menjadi 1, bukan 107, hasilnya adalah nol dan menggunakan basis 10 (desimal). Akhirnya ditemukan log 10 = 1 = 10º.

Baca Juga :  Biodata Gregor Mendel, Penggagas Teori Genetika Moderen

Kematian

John Napier meninggal di purinya pada tanggal 4 April 1617, dan dimakamkan di gereja St. Cuthbert, Edinburgh.

Penutup

Itulah biodata John Napier seorang penemu konsep dasar logaritma. Semoga dapat menambah pengetahuan dan bermanfaat bagi sobat biodata sekalian.

sumber : Wikipedia

 

You May Also Like

About the Author: Afnan Rafiski