Biodata Sutoyo Siswomiharjo, Pahlawan Revolusi

Biodata Sutoyo Siswomiharjo, Pahlawan Revolusi

Hai sobat biodata, kali ini kami akan bagikan biodata Sutoyo Siswomiharjo seorang Pahlawan Revolusi. Penasaran ingin tahu tentang biodata Sutoyo Siswomiharjo, simak penjelasannya berikut ini.

Sutoyo Siswomiharjo

Mayor Jendral TNI Anumerta Sutoyo Siswomiharjo adalah seorang perwira tinggi TNI-AD yang diculik dan kemudian dibunuh dalam peristiwa Gerakan 30 September di Indonesia. Sutoyo Siswomiharjo lahir di Kebumen, Jawa Tengah, 28 Agustus 1922 termasuk ke dalam salah satu Pahlawan Revolusi.

Sutoyo Siswomiharjo menyelesaikan sekolahnya sebelum invasi Jepang pada tahun 1942 , dan selama masa kependudukan Jepang, beliau belajar mengenai penyelenggaraan pemerintahan di Jakarta . beliau kemudian bekerja sebagai pegawai pemerintahan di Purworejo, akan tetapi beliau mengundurkan diri pada tahun 1944.

Karier militer

Setelah Indonesia merdeka tahun 1945, Sutoyo bergabung ke dalam bagian Polisi Tentara Keamanan Rakyat (TKR), cikal bakal Tentara Nasional Indonesia. Hal ini kemudian menjadi Polisi Militer Indonesia.

Pada Juni 1946, ia diangkat menjadi ajudan Kolonel Gatot Soebroto, komandan Polisi Militer. Ia terus mengalami kenaikan pangkat di dalam Polisi Militer.

Pada tahun 1954 ia menjadi kepala staf di Markas Besar Polisi Militer. Dia memegang posisi ini selama dua tahun sebelum diangkat menjadi asisten atase militer di kedutaan besar Indonesia di London.

Setelah pelatihan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat di Bandung dari tahun 1959 sampai 1960, ia diangkat menjadi Inspektur Kehakiman Angkatan Darat, kemudian karena pengalaman hukumnya, pada tahun 1961 ia menjadi inspektur kehakiman/jaksa militer utama.

Kematian

pada tanggal 1 Oktober 1965  Brigjen TNI Sutoyo di culik oleh pasukan yang di pimpin oleh Sersan Mayor Surono dari Men Cakrabirawa dengan kekuatan 1 Peleton masuk ke dalam rumah Jenderal Sutoyo di Jalan Sumenep, Menteng , Jakarta Pusat.

Baca Juga :  Fakta Menarik Tentang Buah Anggur

Mereka masuk melalui garasi di samping rumah. Mereka memaksa pembantu untuk menyerahkan kunci, masuk ke rumah itu dan mengatakan bahwa Sutoyo telah dipanggil oleh Presiden Soekarno.

Mereka kemudian membawanya ke markas mereka di Lubang Buaya. Di sana, dia dibunuh dan tubuhnya dilemparkan ke dalam sumur yang tak terpakai. Seperti rekan-rekan lainnya yang dibunuh.

Jasad para pahlawan revolusi ini baru berhasil dievakuasi pada 4 Oktober dan dia dimakamkan pada hari berikutnya. Dia secara anumerta dipromosikan menjadi Mayor Jenderal dan menjadi Pahlawan Revolusi.

Sutoyo Siswomiharjo meninggal di Lubang Buaya , Jakarta 1 Oktober 1965 saat berusia 43 Tahun, beliau menjadi Pahlawan Revolusi pada 5 Oktober 1965 atas Keppres No. 111/KOTI/1965.

Penutup

Itulah biodata Sutoyo Siswomiharjo seorang Pahlawan Revolusi. Semoga bisa menambah pengetahuan dan bermanfaat bagi sobat biodata sekalian.

sumber : wikipedia.org