Jenis Durian di Indonesia, Mana Yang Paling Disuka?

Jenis Durian di Indonesia, Mana Yang Paling Disuka? – Buah durian adalah salah satu buah yang menjadi primadona di kalangan penggemar dan pecinta buah. Buah kaya manfaat dan sering dijuluki ‘raja buah’ ini mudah ditemukan di Indonesia, namun durian hanya bisa dinikmati saat musim panen tiba. Maka dari itu, tidak heran jika harganya pun relatif mahal dibandingkan buah lainnya.

Durian bisa tumbuh subur di Indonesia. Terdapat banyak macam durian yang tumbuh di negara tropis ini. Mulai dari jenis durian yang paling mahal sampai durian lokal. Nah Sobat Waca Berita, inilah 8 macam durian yang bisa kamu coba sebagai pecinta durian, yuk simak!

Jenis durian montong

Durian ini pasti sudah akrab ya di telinga kalian Sobat. Ukuran durian ini bisa mencapai 6 sampai 10 kilogram. Wah, besar ya?

Durian yang sudah tidak asing lagi ini termasuk cepat berbuah dan berukuran besar. Macam-macam ukuran durian montong ada yang mencapai 6 hingga 10 kilogram per buahnya. Dengan daging yang cukup tebal dan manis, durian ini sangat lezat dinikmati oleh para pecinta durian.

Durian musang king

Durian ini berasal dari Malaysia, termasuk durian yang populer di Indonesia. Dagingnya berwarna kuning kunyit yang membuat durian ini berbeda dari lainnya.

Rasa daging durian musang king dominan manis dengan sedikit pahit yang membuatnya banyak digemari. Dagingnya yang tebal dan bijinya yang tipis dan kecil membuat penggemar durian puas saat memakannya.

Durian merah

Durian merah merupakan durian khas di Banyuwangi, bijinya kecil, dagingnya tebal dan manis. Warnanya gak seperti durian lainnya, Sobat!

Baca Juga :  Macam-macam Tanaman Hias dan Nama Latinnya dari A-Z

Kalau biasanya kita menjumpai jenis durian dan cirinya yang berwarna kuning, durian yang satu ini berbeda. Jenis unggul dari Banyuwangi ini memiliki daging berwarna merah. Biji durian merah ini lebih kecil dan daging buahnya tebal dan manis. Meski ukurannya lebih kecil dari durian lainnya, namun tidak ada perbedaan warna di kulit buahnya.

Jenis durian pelangi

Durian ini merupakan hasil perkawinan durian kuning, durian merah, dan durian putih. Pantas saja namanya pelangi!

Salah satu jenis durian terbaik di Indonesia adalah durian pelangi. Durian jenis ini memiliki warna kombinasi oranye, kuning, dan putih dalam dagingnya. Durian pelangi merupakan hasil perkawinan silang antara 3 macam durian, yaitu durian merah, durian kuning, dan durian putih.

Durian bawor

Durian ini banyak ditemui di Kalimantan. Durian ini merupakan persilangan antara durian musang king dan durian montong.

Durian bawor memiliki rasa yang manis dan legit, dagingnya pun lembut dan tebal. Ketika matang, berat buah durian jenis ini rata-rata 6 sampai 9 kilogram, bahkan bisa mencapai 15 kilogram. Durian ini juga tetap terasa manis meskipun belum terlalu matang.

Durian tembaga

Durian tembaga memiliki daging yang tebal, tidak lengket, dan legit. Durian ini merupakan varietas asli Indonesia, Sobat!

Durian tembaga memiliki karakteristik daging tebal, tidak lengket, dan memiliki rasa yang legit. Durian jenis ini tidak begitu berbeda dengan jenis durian lainnya. Berat buah ini mencapai 2 sampai 3,5 kilogram satu butirnya. Pasar durian ini masih banyak di wilayah Pulau Sumatra dan Kalimantan.

Jenis durian mimang

Ada lagi durian mimang yang berasal dari Banjarnegara. Dagingnya berwarna keemasan dan tebal, serta isinya seperti kepingan logam

Baca Juga :  Biodata Zacharias Janssen Penemu Mikroskop

Durian ini memiliki rasa yang manis, tekstur yang sedikit berserat, dan kadar air yang sedikit. Ukuran buahnya yang kecil membuat durian ini cocok dihabiskan sendiri.

Durian matahari

Durian matahari merupakan varietas durian asal Bogor, Jawa Barat. Warna dagingnya yang kuning cerah membuatnya dijuluki durian matahari. Daging buahnya tergolong tebal, manis, dan cenderung kering. Jenis durian ini juga jenis yang mudah dibudi dayakan, tahan penyakit, dan tidak membutuhkan perawatan yang rumit.

Sobat, ternyata banyak juga ya macam durian yang ada di Indonesia. Kira-kira kamu suka yang mana nih?

Semoga artikel ini bermanfaat ya!