Karakteristik Ayam Joper Jago

Mengenal Ayam Joper

Karakteristik Ayam Joper Jago atau Joper Jantan – Ayam Joper adalah singkatan dari ayam Jawa Super. Ayam Joper adalah hasil persilangan antara ayam jantan dari ayam kampung dan ayam betina dari ayam petelur. Nama-nama lain dari ayam Joper antara lain : ayam kampung super, ayam jawa super, ayam kamper, dan beberapa nama lain yang terkenal pada masing-masing daerah. Membudidayakan ayam joper saat ini menjadi ide yang sangat digandrungi oleh masyarakat. Nah kali ini Waca berita akan memberikan informasi tentang ayam joper jago atau joper jantan dan joper betina.

Asal Muasal Ayam Joper

Permintaan pasar akan ayam kampung yang tinggi ini tidak diimbangi dengan ketersediaan ayam karena produksi dan produktivitas ayam kampung yang relatif lambat dan pola pemeliharan yang masih tradisional. Berlatar belakang hal tersebut, peternak melakukan cross breeding antara ayam kampung jantan dan ayam petelur (ras) betina. Dari perkawinan tersebut dihasilkan ayam F1 persilangan yang disebut ayam kampung super atau ayam joper.

Ayam petelur digunakan sebagai induk betina pada proses persilangan ini dikarenakan dapat menghasilkan produksi telur yang lebih banyak dari pada ayam kampung. Sedangkan Ayam kampung biasa dijadikan sebagai pejantan agar anakannya nanti memiliki sifat ayam kampung. Dengan demikian, produksi ayam kampung super ini dapat dilakukan secara massal dalam waktu lebih singkat.

Baca Juga :  Jawaban Bacaan Mengenal Tari Pendet dari Bali

Ciri Ayam Joper Jago

Dari Segi Warna Tubuh

Ciri ciri ayam joper yang pertama dapat dilihat dari warna yang ada pada tubuhnya. Umumnya warna yang paling dominan pada bulu ayam ini adalah warna kuning dan juga putih.

Akan tetapi, ada pula ayam yang yang memiliki warna lain seperti coklat, hitam dan juga abu-abu seperti pada ayam joper jago. Namun untuk warna kuning dan juga putih adalah yang paling dominan. Meskipun nantinya banyak beberapa yang memiliki warna berbeda. Namun, pasti mereka akan memiliki warna kuning beserta warna putih.

Memiliki Tubuh Yang Kuat

Apabila dibandingkan dengan ayam lainnya, maka ayam jenis seperti ini memiliki tubuh yang cukup kuat. Apalagi ketika masa awal pemeliharaan, yang mana mereka tidak akan mudah terkena penyakit.

Hal ini dikarenakan, ayam seperti ini sangat mudah untuk bertahan hidup meskipun berada di lingkungan yang baru. Tak heran bukan apabila banyak para peternak ayam yang memilih jenis ayam seperti ini.

Sangat Lincah

Ciri ciri ayam joper jago yang berikutnya dapat dilihat dengan bagaimana dengan kelincahan mereka. Berbeda dengan ayam lainnya, untuk jenis ayam seperti ini memang memiliki gerak tubuh yang sangat lincah.

Bukan hanya itu saja, mereka juga memiliki bentuk tubuh yang lumayan ramping sehingga bisa berlari dengan cepat. Gerakan tubuh yang sangat lincah inilah yang biasanya dilakukan ketika mereka merasa dalam bahaya.

Ayam Joper Jago Selalu Berkokok

Bisa dikatakan jika berkokok adalah ciri ciri paling umum yang dimiliki oleh ayam joper jago jenis ini. Hal tersebut disebabkan, untuk jenis ayam seperti ini memang sangat sering berkokok serta memiliki suara yang cukup bising. Terlebih lagi pada saat pagi hari ataupun pada saat mereka tengah kelaparan.Tingkat Kematian Relatif Rendah
Ciri ciri ayam joper yang berikutnya dapat dilihat dari tingkat kematian. Karena untuk ayam jenis seperti ini memang sangat rendah untuk angka kematiannya apabila dibandingkan dengan ayam kampung biasa.

Baca Juga :  Khasiat Teratai Salju untuk Kecantikan

Tak heran jika banyak sekali para peternak yang memilih ayam joper sebagai pembudidayaan. Karena para peternak bisa mendapatkan keuntungan yang besar dengan tingkat kematiannya yang cukup rendah.

Kemampuan Bertelur

Terdapat ciri yang cukup khas yang dimiliki oleh ayam joper, yaitu mereka mampu bertelur secara terus-menerus. Ciri yang seperti ini memang paling umum dimiliki oleh ayam ras. Akan tetapi, untuk ayam joper seperti ini tidak memiliki sifat untuk mengerami telurnya. Yang artinya ketika mereka sudah bertelur maka akan dibiarkan saja.


Pastinya ini menjadi keuntungan tersendiri bagi para peternak. Sebab mereka akan mendapatkan bonus telur karena ayam jenis ini sangat mudah untuk bertelur.

Ukuran Tubuh

Apabila dilihat dari segi fisiknya dapat ditemukan ciri ciri ayam joper, tentunya untuk ayam jenis seperti ini memiliki ukuran yang jauh lebih besar. Apalagi jika berjenis kelamin jantan. Sebab ayam jantan mempunyai jengger dan juga pial besar, dengan posisi tubuh yang sangat tegap.

Ayam Joper Jago atau Ayam Joper Jantan

Jika ayam joper usia panen tidak segera dipanen atau dikonsumsi, maka bisa kamu besarkan menjadi ayam joper jago atau ayam joper jantan. Ayam joper jago sendiri memiliki ciri khas yaitu pada bentuk tubuh yang khas. Pada bagian kepala ayam joper jago seperti ayam bangkok, sementara badannya seperti ayam sayur. Warna bulu yang dihasilkan dari persilangan ayam kampung dan ayam petelur juga menghasilkan warna yang unik. Selain itu ayam joper jago tetap bisa berkokok, malah terkenal lebih rajin berkokok daripada ayam jago biasa.

Pemeliharaan Ayam Joper

Ayam joper membutuhkan beberapa perhatian khusus, seperti kandang, pakan, dan kesehatan ayam joper.

Kandang ayam joper harus dalam kondisi baik dimulai dari pemilihan lokasi yang strategis tetapi jauh dari pemukiman penduduk dan lingkungan udara yang sesuai untuk ayam. Lingkungan yang baik dipengaruhi suhu udara dan kelembaban. Adanya sumber air merupakan hal yang sangat penting. Untuk kandang DOC perlu diberikan penghangat, agar DOC tidak kedinginan.

Pakan tidak kalah penting untuk diperhatikan agar asupan nutrisi dan gizinya terpenuhi sehingga bisa tumbuh dengan cepat dan baik. Dengan masa pemeliharaan yang cukup singkat, ayam joper tidak membutuhkan banyak pakan. Kuantitas dan kualitas pakan sangat menentukan produktivitas ayam joper.

Kesehatan ayam adalah satu hal sangat penting untuk dijaga baik sebelum ayam diserang penyakit maupun sesudahnya, antara lain dengan cara menjaga kebersihan kandang dan peralatan, yang meliputi sanitasi dan desinfeksi. Terapkan pengontrolan lalu lintas orang yang keluar masuk kandang. Semprot kandang dan lingkungan sekitarnya setiap minimal dua kali seminggu dengan Medisep/Antisep/Neo Antisep serta sanitasi air minum dengan Desinsep.

Baca Juga :  Cara Merawat Bunga Petunia Gantung Agar Tumbuh Lebat

Demikian infromasi tentang ayam joper jago. Semoga bermanfaat.