Andi Abdullah Bau Massepe

Biodata Andi Abdullah Bau Massepe

Biodata Andi Abdullah Bau Massepe

Hai sobat biodata, kali ini kami akan bagikan biodata Andi Abdullah Bau Massepe. Penasaran ingin tahu tentang biodata Andi Abdullah Bau Massepe, simak penjelasannya berikut ini.

Andi Abdullah Bau Massepe

Andi Abdullah Bau Massepe dikenal sebagai pejuang heroik dari daerah Sulawesi Selatan. Ia merupakan Panglima pertama TRI Divisi Hasanuddin dengan pangkat Letnan Jendral.

Andi Abdullah Bau Massepe lahir pada tahun 1929 putra dari Andi Mappanyukki (salah satu pahlawan Nasional dari Sulawesi Selatan) dan ibunya Besse Bulo (putri Raja Sidenreng) di daerah Massepe, Kabupaten Sidenreng Rappang. (Massepe dahulunya merupakan salah satu pusat kerajan Addatuang (kerajaan) Sidenreng.

Beliau adalah pewaris tahta dari dua kerajaan besar di Sulawesi Selatan yaitu Kerajaan Bone dan Gowa. Ia juga merupakan pewaris tahta dari lima kerajaan di sebelah barat Danau Sidenreng yaitu Suppa, Allita, Sidenreng Rappang dan Sawito.

Semasa hidupnya Bau Massepe tiga kali beristri. Istri yang pertama bernama Andi Maccaya melahirkan putri bernama Andi Habibah, Istri yang kedua bernama Linge Daeng Singara melahirkan seorang putra yang bernama Andi Ibrahim dan seorang putri bernama Bau te’ne.

Pada tahun 1933 menikah dengan Andi Soji Petta Kanje’ne yang kemudian dianugerahi putra-putri yang masing-masing bernama: Bau Kuneng, Bau Amessangeng, Bau Dala Uleng dan Bau Fatimah.

Pendidikan

Semasa hidupnya pernah mengecap pendidikan formal pada Sekolah Rakyat selama 1 tahun (1924), HIS (Hollands Inslander School (selesai 1932)

Perjuangan Andi Abdullah Bau Massepe

Andi Abdullah Bau Massepe memimpin perjuangan dalam bidang politik dan militer dengan cara memelihara keamanan, mengumpulkan senjata, membeli dan merampas senjata dari Jepang.

Baca Juga :  Apa Manfaat Hidup Rukun bagi Dirimu Jawaban Buku Siswa Kelas 5 Tema 9 Subtema 1 Halaman 33

Massepe juga menyusun strategi serta melakukan sabotase dan mengumpulkan pemuda untuk memutuskan jalan yang biasa dilewati oleh Belanda.

Serangan dimulai pada Januari 1946. Rencana serangan yang akan dilayangkan oleh Andi Abdullah Bau Massepe adalah sebagai berikut :

  • Menyerang pos NICA pada tanggal 3 Februari 1946, tetapi gagal.
  • Pasukan Massepe bertemu dengan pasukan Belanda di Garessi Suppa. Akibatnya, pasukan Belanda berhasil dipukul mundur.
  • Menghadang Belanda dan terjadi pertempuran di La Majakka, pihak Belanda mengalami kerugian besar.
  • Pertempuran La Sekko yang menjadi pertempuran terhebat, karena pasukan Belanda melakukan penyerangan kepada penduduk Bau Massepe di Berpuru.
  • Mencapai keberhasilan dalam pertempuran Teppoe Kanango, karena dapat memukul mundur pasukan Belanda dan merebut beberapa senjata.

Massepe akhirnya tertangkap pada tanggal 17 Oktober 1946 setelah melakukan beberapa penyerangan dan perlawanan. Ia dibawa ke Makassar dan ditahan selama 160 hari.

Kematian

Andi Abdullah Bau Massepe wafat ditembak oleh pasukan Mayor Raymond Westerling -Korps Baret Merah Belanda- pada tanggal 2 Februari 1947 setelah ditahan selama 160 hari.

Beliau wafat 10 hari sesudah konferensi Pacekke (20 Januari 1947). Makam beliau dapat ditemukan di Taman Makam Pahlawan kota Pare-Pare (110 kilometer utara Kota Makassar).

Andi Abdullah Bau Massepe diakui sebagai pejuang yang teguh pendirian dan berani berkorban demi tegaknya NKRI.

Hal ini diakui oleh Westerling yang disampaikan kepada istrinya, A. Soji Petta Kanjenne, dia berkata; “suamimu adalah jantan dan laki-laki pemberani. Ia bertanggung jawab atas semua tindakannya, tidak mau mengorbankan orang lain demi kepentingan sendiri, sikap jantan ini sangat saya hormati.”

Melalui Surat Keputusan Presiden RI No.No. 82/TK/2005, pada tanggal 7 November 2005, Andi Abdullah Bau Massepe diangkat sebagai pahlawan nasional, yang diberikan saat momen Hari Pahlawan tanggal 10 November 2005 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bertempat di Istana Negara Jakarta.

Baca Juga :  Jawaban Bacaan Proklamator Kelas 5 Tema 7

 

Penutup

Itulah biodata Andi Abdullah Bau Massepe . Semoga bisa menambah pengetahuan dan bermanfaat bagi sobat biodata sekalian.

Sumber : kompas.com dan berbagai sumber