Biodata Gerson Poyk, Sastrawan Indonesia

Biodata Gerson Poyk, Sastrawan Indonesia

Hai sobat biodata, kali ini kami akan bagikan biodata Gerson Poyk seorang Sastrawan Indonesia. Penasaran ingin tahu tentang biodata Gerson Poyk, simak penjelasannya berikut ini.

Gerson Poyk

Gerson Poyk adalah seorang sastrawan asal Indonesia. Namanya dikenal secara luas melalui karya-karyanya yang dimuat dimedia massa dan dijadikan rujukan dalam pelajaran bahasa dan sastra Indonesia.

Sastrawan ini lahir di kelahiran Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur,pada tanggal 16 Juni 1931. dan meninggal dunia pada Jumat 24 Februari 2017 pukul 11:00 WIB di Rumah Sakit Hermina, Depok, Jawa Barat.

Setelah sebelumnya sepuluh hari terbaring menjalani pengobatan. Selama empat tahun terakhir, Gerson Poyk menderita penyakit jantung dan berbagai komplikasi.

Dia mengawali debutnya sebagai penulis sejak tahun 1950. Atas prestasinya, dia menerima banyak penghargaan, baik sebagai sastrawan maupun sebagai wartawan.

Beliau mengawali debutnya sebagai penulis sejak tahun 1950. Atas prestasinya, dia menerima banyak penghargaan, baik sebagai sastrawan maupun sebagai wartawan.

Gerson Menikah dengan Atoneta Saba, dan dikaruniai lima orang anak. Pendidikan terakhirnya SGA Kristen Surabaya, tahun 1956.

Selain itu, beliau Pernah menjadi guru SMP dan SGA di Ternate (1956-1958) dan Bima, Sumbawa (1958). Gerson juga pernah menjadi wartawan Sinar Harapan (1962-1970).

Antara tahun 1970-1971,Gerson menerima beasiswa untuk mengikuti International Writing Program di University of Iowa, Iowa, Amerika Serikat. Sempat mengikuti seminar sastra di India pada tahun 1982.

Sejumlah karya Gerson yang terkenal yakni Hari-Hari Pertama (1968), Sang Guru (1971), Cumbuan Sabana (1979), Giring-Giring (1982), Matias Akankari (1975), Oleng-Kemoleng dan Surat-Surat Cinta Rajagukguk (1975), dan Nostalgia Nusa Tenggara (1976).

Selain itu ada pula Jerat yang diterbitkan 1978, Di bawah Matahari Bali (1982), Requim Untuk Seorang Perempuan (1981), Mutiara di Tengah Sawah (1984), Impian Nyoman Sulastri (1988), Hanibal (1988), dan Poli Woli (1988).

Baca Juga :  Biodata Arthur Eddington Penemu Hubungan Antara Massa Bintang dan Intensitas Cahayanya

Penghargaan

Gerson Poyk menerima banyak penghargaan sebagai sastrawan maupun sebagai wartawan

  1. Karangan yang ditulis di kelas 5 di Batutulis Bogor menjadi karangan terbaik dibacakan di depan kelas 5 SD oleh guruku bernama Sintus de Rodreques
  2. Aktor pembantu terbaik pada Festival Seni Drama di Surabaya 1956
  3. Hadiah sastra dari majalah Horison dan Sastra
  4. Jurnalistik Adinegoro1965
  5. Anugerah Jurnalistik Adinegoro 1666
  6. Anugerah Southeast Asia Write Award 1982
  7. Academy Award dari Forum Academy NTT
  8. Inspirator Award dari majalah Lider 20
  9. Anugerah Kebudayaan dari Pemerintah Indonesia
  10. Tahun 1985 dan 1986, dia menerima Hadiah Adinegoro.
  11. Tahun 1989 menerima hadiah sastra ASEAN, Sea Write Award.
  12. Lifetime Achivement Award dari Harian Kompas

Penutup

 

Itulah biodata Gerson Poyk seorang Sastrawan Indonesia. Semoga bisa menambah pengetahuan dan bermanfaat bagi sobat biodata sekalian.

sumber : id.wikipedia.org