Biodata Louis Nicolas Vauquelin Penemu Kromium dan Berilium

Biodata Louis Nicolas Vauquelin Penemu Kromium dan Berilium

Hai sobat biodata, kali ini kami akan bagikan biodata Louis Nicolas Vauquelin seorang penemu kromium dan berilium. Penasaran ingin tahu tentang penemu kromium dan berilium, simak penjelasannya berikut ini.

Louis Nicolas Vauquelin  adalah seorang apoteker dan apotek asal Prancis, Dia ialah orang pertama yang menemukan Kromium dan Berilium.

Biografi

Vauquelin lahir pada tanggal 16 Mei 1763 di Saint-André-d’Hébertot, Normandia, Kerajaan Prancis dan Meninggal pada tanggal 14 November 1829 pada umur 66 tahun, di Saint-André-d’Hébertot, Normandia, Kerajaan Prancis.

Vauquelin mempunyai banyak Kontribusi dalam kimia. Pada tahun 1790 ia mulai mempublikasikan karyanya sendiri. Antara tahun 1790 sampai 1833 namanya dikaitkan dengan 376 makalah.

Sebagian besar adalah catatan sederhana tentang operasi analisis pasien dan yang sulit dilakukan, yang mengejutkan adalah, bahwa di antara semua zat yang dianalisisnya, Vauquelin hanya mendeteksi dua elemen baru, berilium pada 1798 di beryl dan kromium pada tahun 1797 dalam bijih timbal merah dari Siberia.

Vauquelin juga berhasil mendapatkan amonia cair pada tekanan atmosfir. Entah bersama-sama atau berturut-turut dia memegang kantor inspektur tambang, profesor di Sekolah Pertambangan dan Sekolah Politeknik, penguji artikel emas dan perak, profesor kimia di College de France dan di Jardin des Plantes, anggota Dewan Perindustrian dan Perdagangan, komisaris hukum farmasi, dan akhirnya profesor kimia ke Fakultas Kedokteran, yang mana dia berhasil mencapai kematian Fourcroy pada tahun 1809.

Ceramahnya, yang dilengkapi dengan pengajaran di laboratorium praktis, dihadiri oleh banyak ahli kimia yang kemudian Mencapai perbedaan.

Baca Juga :  Biodata Lazzaro Spallanzani

Mengenal ilmu kimia pertamanya diperoleh saat Vauquelin bekerja sebagai asisten laboratorium untuk seorang apoteker di Rouen (1777-1779), dan setelah berbagai perubahan ia memperoleh sebuah pengantar untuk AF Fourcroy, di laboratorium mana dia menjadi asisten dari 1783 sampai 1791.

Ketika pindah ke Paris, Vauquelin menjadi asisten laboratorium di Jardin du Roi dan berteman dengan seorang profesor kimia. Pada tahun 1791 Vauquelin diangkat menjadi anggota Akademi Ilmu Pengetahuan dan sejak saat itu dia membantu menyunting jurnal Annales de Chimie (catatan sejarah Kimia).

Kromium

Kromium adalah sebuah unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang Cr dan nomor atom 24. Kromium trivalen (Cr(III), atau Cr3+) diperlukan dalam jumlah kecil dalam metabolisme gula pada manusia. Kekurangan kromium trivalen dapat menyebabkan penyakit yang disebut penyakit kekurangan kromium (chromium deficiency).

Kromium merupakan logam tahan korosi (tahan karat) dan dapat dipoles menjadi mengkilat. Dengan sifat ini, kromium (krom) banyak digunakan sebagai pelapis pada ornamen-ornamen bangunan, komponen kendaraan, seperti knalpot pada sepeda motor, maupun sebagai pelapis perhiasan seperti emas, emas yang dilapisi oleh kromium ini lebih dikenal dengan sebutan emas putih. Perpaduan Kromium dengan besi dan nikel menghasilkan baja tahan karat.

Berilium

Berilium adalah unsur kimia yang mempunyai simbol Be dan nomor atom 4. Unsur ini beracun, bervalensi 2, berwarna abu-abu baja, kukuh, ringan tetapi mudah pecah. Berilium adalah logam alkali tanah, yang kegunaan utamanya adalah sebagai bahan penguat dalam aloy (khususnya, tembaga berilium).

Nama berilium berasal dari kata dalam bahasa Yunani beryllos, beril. Berilium pernah dinamakan glucinium (dari Yunani glykys, manis), karena rasa manis garamnya. Unsur ini ditemukan oleh Louis Vauquelin dalam tahun 1798 dalam bentuk oksida dalam beril dan dalam zamrud.

Baca Juga :  Biodata Willard F. Libby Penemu Penanggalan Radiokarbon

Kegunaan Berilium

  • Berilium digunakan sebagai agen aloy di dalam pembuatan tembaga berilium. (Be dapat menyerap panas yang banyak). Aloy tembaga-berilium digunakan dalam berbagai kegunaan karena konduktivitas listrik dan konduktivitas panas, kekuatan tinggi dan kekerasan, sifat yang nonmagnetik, dan juga tahan karat serta tahan fatig (logam). Kegunaan-kegunaan ini termasuk pembuatan: mold, elektrode pengelasan bintik, pegas, peralatan elektronik tanpa bunga api dan penyambung listrik.
  • Karena ketegaran, ringan, dan kestabilan dimensi pada jangkauan suhu yang lebar, Alloy tembaga-berilium digunakan dalam industri angkasa-antariksa dan pertahanan sebagai bahan penstrukturan ringan dalam pesawat berkecepatan tinggi, peluru berpandu, kapal terbang dan satelit komunikasi.
  • Kepingan tipis berilium digunakan bersama pemindaian sinar-X untuk menepis cahaya tampak dan memperbolehkan hanya sinaran X yang terdeteksi.
  • Dalam bidang litografi sinar X, berilium digunakan untuk pembuatan litar bersepadu mikroskopik.
  • Karena penyerapan panas neutron yang rendah, industri tenaga nuklir menggunakan logam ini dalam reaktor nuklir sebagai pemantul neutron dan moderator.
  • Berilium digunakan dalam pembuatan giroskop, berbagai alat komputer, pegas jam tangan dan peralatan yang memerlukan keringanan, ketegaran dan kestabilan dimensi.
  • Berilium oksida sangat berguna dalam berbagai kegunaan yang memerlukan konduktor panas yang baik, dan kekuatan serta kekerasan yang tinggi, dan juga titik lebur yang tinggi, seterusnya bertindak sebagai perintang listrik.
  • Campuran berilium pernah pada satu ketika dahulu digunakan dalam lampu floresen, tetapi penggunaan tersebut tak dilanjutkan lagi karena pekerja yang terpapar terancam bahaya beriliosis.

Bahaya Berilium

Berilium dan garamnya adalah bahan beracun dan berpotensi sebagai zat karsinogenik. Beriliosis kronik adalah penyakit granulomatus pulmonari dan sistemik yang disebabkan oleh paparan terhadap berilium.

Berilium sangat berbahaya jika terhirup. Keefektivannya tergantung kepada kandungan yang dipaparkan dan jangka waktu pemaparan. Jika kandungan berilium di udara sangat tinggi (lebih dari 1000 μg/m³), keadaan akut dapat terjadi.

Baca Juga :  Biodata Ferdinand Reich dan Hieronymous Theodor Richter Penemu Indium

Keadaan ini menyerupai pneumonia dan disebut penyakit berilium akut. Penetapan udara komunitas dan tempat kerja efektif dalam menghindari kerusakan paru-paru yang paling akut.

Penutup

Itulah biodata Louis Nicolas Vauquelin seorang penemu kromium dan berilium. Semoga dapat menambah pengetahuan dan bermanfaat bagi sobat biodata sekalian.

sumber :

  • https://en.wikipedia.org/wiki/Louis_Nicolas_Vauquelin
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Kromium
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Berilium