memulai usaha seblak

Tips Memulai Usaha Seblak Kekinian

Tips Memulai Usaha Seblak Kekinian – Sobat Waca Berita, hobi makan seblak? Ya, benar, makanan yang legit, kental dan punya cita rasa rempah yang khas sangat cocok untuk lidah orang Indonesia. Alasan itulah yang membuat usaha kuliner seblak kian ramai, peminatnya pun sangat banyak, mulai anak kecil hingga dewasa semua menyukai olahan makanan ini.

Terkenal dengan citarasa pedas gurih, makanan yang dikenal khas daerah Bandung, Jawa Barat ini bahkan telah dijadikan bisnis waralaba kekinian. Terdiri dari kerupuk lembek yang diolah bersama bahan tambahan seperti telur, makaroni, sosis, suwiran daging, tulang ayam, bakso aci, mie, sayuran dan lainnya. Bumbu yang digunakan sangat beragam dan menjadikan kencur sebagai bumbu ciri khas seblak.

Harga yang terjangkau plus mengenyangkan, semakin menambah daftar panjang minat masyarakat Indonesia akan makanan satu ini. Menyikapi popularitas seblak sebagai salah satu makanan kekinian Indonesia, Juragan boleh mulai mencari peluang bisnisnya. Sebelum itu, simak cara memulai dan analisa usaha singkatnya dalam artikel ini.

Peluang Usaha Seblak Kekinian

Meskipun sempat viral dan terkenal dimana-mana, nyatanya masih ada saja beberapa orang yang tidak mengetahui peluang usaha ini cukup menjanjikan, lho! Maka dari itu, simak potensinya berikut ini:

Modal Usaha Seblak Minim

Pebisnis dengan modal terbatas biasanya harus memutar otak memilih jenis bisnis yanga kan dilakoni menyesuaikan budget yang dimiliki. Salah satu usaha dengan modal minim ialah bisnis kuliner seblak, hanya berawal dari modal tidak lebih dari 5 juta rupiah, Juragan sudah bisa mulai berjualan. Menariknya lagi, bisnis seblak sangat cepat untuk balik modal, tentunya kembali lagi karena minat pasar masih tinggi.

Baca Juga :  Bisnis Kuliner Kekinian Laris Manis di Tahun 2022

Bahan Baku Seblak Murah dan Mudah

Ketika mencari bahan baku seblak, tentu sangat mudah ditemukan saat pergi ke pasar tradisional. Bahan baku pembuatan diantaranya kerupuk kanji mentah, telur ayam, daun bawang, seledri, garam, penyedap rasa, kecap, cabai rawit. bawang merah, bawang putih dan kencur. Belum lagi jika Juragan memilih membeli frenchise, maka bahan baku akan langsung siap dicampur dengan topping. Meskipun tergolong mudah, namun pastikan bahan baku tetap dijaga kualitas dan kesegarannya.

Target Market Usaha Seblak Besar

Mengingat seblak sebagai makanan dengan cita rasa yang cocok dengan lidah orang Indonesia, membuat pangsa pasarnya sangat besar dan luas. Terlebih jika Juragan melakukan inovasi terhadap peluang usaha seblak supaya lebih diterima lidah generasi Z, seperti menambahkan topping mozzarella, daging asap, dan lainnya.

Marketing Bisnis Seblak Mudah

Strategi pemasaran seblak cukup mudah dilakukan, Juragan bisa memanfaatkan media sosial. Buat gambar atau foto semenarik mungkin, berikan promo untuk setiap minimum pembelian supaya lebih menarik minat kaum muda untuk mampir mencicip semangkuk seblak Juragan. Supaya lebih menarik, desain lokasi atau toko dengan hiasan kekinian dan berikan tanda agar lebih mudah diingat.

Pembuatan Seblak Enak Mudah

Selain bahan baku murah, cara pembuatannya pun sangat sederhana, berikut langkah-langkahnya:

  • Pertama, rendam kerupuk kanji ke dalam air panas, lalu biarkan sampai mengembang lalu tiriskan. Beri sedikit minyak goreng agar kerupuk tidak lengket.
  • Kedua, haluskan atau ulek bumbu dan tumis hingga harum, kemudian tambahkan irisan daun seledri dan duan bawang, aduk hingga merata.
  • Ketiga, masukkan kerupuk yang sudah lembek dan beragam topping tambahan ke dalam wajan berisi bumbu tumis. Kemudian tambahkan kocokan telur dan orak-arik.
  • Keempat, setelah air sedikit menyusut, masukkan air lagi (sedikit), garam dan penyedap rasa. Aduk hingga menguap, barulah masukkan kecap, dan dilanjutkan hingga air menguap.
  • Terakhir, sajikan selagi hangat dalam mangkuk.
Baca Juga :  Lowongan Kerja, Internship Program Indomaret Group

Tips Memulai Bisnis Seblak Gurih Pedas!

Setelah memahami peluang bisnis hingga cara membuat seblak, selanjutnya Juragan ikuti tips memulai usaha berikut ini:

Tentukan Lokasi Usaha

Juragan dengan modal awal yang pas-pasan tetap bisa memulai bisnis kuliner dengan usaha seblak rumahan. Pasalnya, usaha rumahan tidak membutuhkan biaya tambahan untuk sewa tempat, jadi Juragan bisa lebih memaksimalkan kualitas bahan dan pelayanan. Sulap halaman depan rumah menjadi tempat makan mini untuk sekedar dine in bagi pengunjung yang ingin makan langsung di tempat.

Dengan begitu, warga sekitar rumah juga ikut beramai-ramai menyicip kelezatan semangkuk seblak seuhah buatan Juragan. Bukan tidak mungkin usaha semakin berkembang berkat kualitas dan rasa yang terjaga.

Berani Berinovasi

Nah, supaya usaha Juragan selalu eksis dan berumur panjang, lakukan inovasi terhadap olahan seblak yang umumnya hanya kerupuk basah dengan topping dan bumbu kencur. Melakukakan eksperimen kecil pada masakan bisa jadi pilihan tepat agar konsumen selalu dibuat penasaran untuk mencoba varian terbaru seblak buatan Juragan. Tambahkan topping kekinian, seperti parutan keju, cincangan daging asap, suwiran ayam, seafood, jamur shirataki dan masih banyak lagi.

Menyediakan Jasa Pesan Antar

Satu lagi cara untuk memaksimalkan target pasar kaum muda, yakni menyediakan jasa pesan antar. Tidak dapat dipungkiri jika layanan ini menjadi cepat booming di Indonesia. Pembeli hanya melakukan pemesanan via online, dan penjual akan mengantarkan pesanan menggunakan pihak ketiga. Apabila modal usaha cukup untuk menyewa kurir pribadi makan bisa jadi nilai plus, namun jika tidak Juragan bisa bergabung sebagai partner salah satu aplikasi order makanan online yang sedang hits.

Strategi Frozen Food

Setelah berhasil memulai usaha, jangan lupa untuk terus coba mengembangkan bisnis agar semakin dikenal khalayak. Juragan bisa mulai mempersiapkan strategi seblak frozen food atau siap saji yang cukup dipanaskan lalu disantap hangat di rumah.

Baca Juga :  Cara Memulai Bisnis Thrift Shop, Modal Kecil Untung Besar!

Perhitungan Modal Usaha Seblak

Memulai sebuah usaha, tidak akan lengkap tanpa membahas modal awal. Berikut rincian analisa usaha seblak sederhananya yang bisa jadi referensi:

Investasi

  • Gerobak Rp 1.900.000
  • Kompor dan tabung gas Rp 300.000
  • Blender Rp 125.000
  • Panci Rp 100.000
  • Wajan Rp 170.000
  • Pengaduk, Pisau Rp 60.000
  • Piring, Sendok, Gelas Rp 30.000
  • Meja, Kursi Rp 250.000
  • Peralatan tambahan Rp 300.000

JUMLAH INVESTASI Rp 3.235.000

Biaya Operasional Per Bulan

  • Penyusutan Gerobak Rp 39.600
  • Penyusutan Kompor dan tabung gas Rp 6.250
  • Penyusutan Blender Rp 3.500
  • Penyusutan Panci Rp 2.800
  • Penyusutan Wajan Rp 4.750
  • Penyusutan Pengaduk, Pisau Rp 1.700
  • Penyusutan Piring, Sendok, Gelas Rp 850
  • Penyusutan Meja, Kursi Rp 6.950
  • Penyusutan Peralatan tambahan Rp 8.300

JUMLAH INVESTASI Rp 74.700

Biaya Tetap Per Bulan

  • Kerupuk kanji (Rp 15.000 x 30 hari) = Rp 450.000
  • Bakso, sosis, frozen food (Rp 20.000 x 30 hari) = Rp 600.000
  • Bahan dan bumbu (Rp 12.000 x 30 hari) = Rp 360.000
  • Kantung plastik (Rp 4000 x 30 hari) = Rp 120.000
  • Sewa tempat Rp 300.000
  • Restribusi Rp 50.000

JUMLAH Biaya Variabel Rp 1.880.000

Total Biaya Operasional = Rp 1.880.000 + Rp 74.700 = Rp 1.954.700

Pendapatan per bulan bisnis seblak

Penjualan rata-rata = 20 porsi x Rp 7000 x 30 hari = Rp 4.200.000

Keuntungan per bulan = Rp 4.200.000 – Rp 1.954.700 = Rp 2.245.300

Nah, itulah sedikit ulasan tentang tips memulai usaha seblak kekinian yang bisa Sobat terapkan. Bagaimana? Sudah siap memulai usaha seblak?