Bunga Melati Dalam Pot, Cara Menanam dan Merawatnya

bunga melati dalam pot

Bunga Melati Dalam Pot, Begini Cara Menanam dan Merawatnya – Sobat pecinta tanaman hias bunga, semoga selalu sehat. Bunga melati adalah salah satu bunga yang sangat terkenal di Indonesia. Tak heran banyak yang mencari cara menanam bunga melati sebagai hiasan rumah.

Bunga kecil yang dikenal halus dan mungil ini sering digunakan dalam acara pernikahan sebagai hiasan atau bahkan dijadikan teh untuk kesehatan.

Melansir dari website Obesity Reviews, teh melati tinggi polifenol yang bermanfaat sebagai antioksidan dalam tubuh. Ini juga mengandung EGCG polifenol yang kuat dan dikaitkan dengan banyak manfaat kesehatan, seperti pengurangan risiko penyakit jantung.

Bunga melati biasanya berwarna putih, meskipun beberapa spesies berwarna kuning atau krem. Bunga ini dapat mekar sepanjang tahun dan mudah tumbuh di mana saja, seperti pot.

Jika Sobat tertarik untuk menanam bunga melati dalam pot, ketahui cara menanam bunga melati pada artikel Waca Berita kali ini.

Cara Menanam Bunga Melati Dalam Pot

Bunga melati dikenal dengan aromanya yang wangi dan membuat tubuh relaks. Keharuman ini kerap dicampurkan dalam sabun, parfum, dan kosmestik.

Di Indonesia, bunga melati banyak ditemukan di pekarangan rumah maupun di perkebunan. Perawatannya cukup mudah sehingga banyak yang mencari cara menanam melati dalam pot.

Meski begitu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menanamnya hingga merawatnya. Berikut ini cara menanam bunga melati dalam pot yang bisa dicoba:

Baca Juga :  Jawaban Bacaan Mengenal Tari Pendet dari Bali

Siapkan Bibit Bunga Melati

Cara menanam melati dalam pot yang pertama adalah siapkan bibit. Kamu bisa pilih batang bunga melati berdiameter sedang. Kemudian, potong batang sepanjang 12 cm.

Sobat bisa menanam bibit dengan cara stek tersebut ke dalam pot atau polybag yang sudah diisi dengan media tanam berupa campuran tanah dan pasir bersih. Jangan lupa lakukan penyiraman untuk menjaga kelembapan ya.

Pengolahan Media Tanam

Jika bibit sudah siap, langkah selanjutnya adalah melakukan penyiapan media tanam.

Siapkan pot berukuran sedang (sesuaikan dengan bibit bunga). Kemudian, masukkan media tanam berupa campuran pasir, tanah dan pupuk organik dengan perbandingan sekitar 1:1:1.

Proses penyiapan lahan ini sebaiknya dikerjakan saat musim kemarau atau 1 – 2 bulan sebelum musim penghujan dimulai.

Proses Penanaman

Proses menanam bunga melati selanjutnya adalah proses penanaman. Bentuklah pola tanam yang akan digunakan dalam menanaman bunga melati.

Dengan waktu kurun kurang dari satu bulan, sebaiknya bibit melati yang akan digunakan untuk budidaya dilakukan adaptasi terlebih dahulu pada pot yang akan digunakan.

Jangan lupa untuk membuat lubang pada pot atau polybag. Kemudian, lubang yang telah dibuat akan diberikan satu buah bibit melati.

Media tanam tersebut diisikan 1/3 bagian pot terlebih dahulu, lalu tanam bibit bunga melati dan timbun kembali dengan media tanam tadi hingga 2 cm di bibir pot tanam. Kemudian, lakukan penyiraman secukupnya.

Perawatan Bunga Melati

Sobat, selain mengetahui cara menanam bunga melati yang baik dan benar juga harus mengetahui perawatannya agar bertumbuh subur dan berbunga.

Ada beberapa poin penting dalam merawat bunga melati, yaitu:

– Lakukan penyiraman secara rutin sebanyak 2 kali sehari yaitu pada pagi dan sore hari.
– Tempatkan di bawah sinar matahari langsung selama minimal 4 jam sehari.
– Lakukan pula penyiangan pada gulma yang tumbuh disekitar tanaman dalam pot agar nutrisi yang dibutuhkan bunga melati untuk tumbuh tidak terserap oleh gulma.
– Bunga melati akan cepat membusuk dan mati jika di suhu dingin. Usahakan untuk menjaga suhu ruangan antara 60 hingga 75 derajat fahrenheit selama masa pertumbuhan tanaman.
– Beberapa jenis bunga melati tumbuh dengan cara menjalar sehingga harus dipangkas secara rutin. Lakukan hal ini secara berkala setiap kali tanaman mencapai tinggi 75-90 cm.
– Untuk pemanenannya, bunga melati dapat dipanen setiap harinya hingga tanaman tersebut mencapai umur ke 5 – 10 tahun.

Baca Juga :  Biodata Matt Mullenweg Penemu WordPress

Sebaiknya memanen dilakukan saat pagi ataupun sore hari, dimana ketika sinar matahari tidak terlalu terik dan suhu udara dari areal penanaman tidak terlalu panas.

Pemanenan dari melati dapat dilakukan selama 1 – 2 minggu pertama, kemudian melati yang dapat dipanen menjadi sedikit. Setelah itu 2 bulan kemudian melati yang dapat dipanen menjadi banyak kembali.

Tips Mengatasi Hama atau Penyakit Bunga Melati dalam Pot

Bunga melati jarang terkena hama atau penyakit. Tetapi, Sobat harus tetap waspada karena jika sekali terkena hama atau penyakit, bunga melati akan cepat mati.

Secara umum, hama yang paling umum untuk spesies melati adalah nematoda simpul akar, kutu putih, dan lalat putih. Dari jumlah tersebut, nematoda adalah yang paling bermasalah karena paling sulit untuk diberantas.

Sedangkan penyakit melati yang paling umum adalah hawar, karat, dan layu Fusarium.

Berikut ini cara mencegah hama atau penyakit bunga melati dalam pot, yaitu:

Potong bunga yang terserang hama atau penyakit. Hal ini untuk mencegah penyebaran lebih banyak.
Hindari penyiraman dari bagian atas tanaman dan biarkan bunga dan batang terkena sinar matahari.
Sobat juga bisa mengobati bunga melati dan hama dengan menggunakan soda kue dan semprotan air.

Bunga Melati Dalam Pot : Penutup

Nah, itu dia Sobat pembahasan tentang bunga melati dalam pot, bagaimana cara menanam dan perawatannya yang baik dan benar. Semoga bermanfaat ya!

You May Also Like

About the Author: Afnan Rafiski