Jawaban Awal Pergerakan Nasional Masa Radikal Masa Moderat

Jawaban Awal Pergerakan Nasional Masa Radikal Masa Moderat

Table of Contents

Jawaban Awal Pergerakan Nasional Masa Radikal Masa Moderat – Hai sob, Berbagai perlawanan terhadap penjajah
terus mengalami kegagalan karena perlawanan masih bersifat kedaerahan. Kemudian, lahir sistem perjuangan baru
yang dikenal dengan kebangkitan nasional. Kali ini waca berita akan membahas Jawaban Awal Pergerakan Nasional Masa Radikal Masa Moderat yang ada pada buku siswa kelas 5 tema 7 sub tema 1 pembelajaran 4.

Jawaban Awal Pergerakan Nasional Masa Radikal Masa Moderat

Berbagai perlawanan terhadap penjajah terus mengalami kegagalan karena perlawanan masih bersifat kedaerahan. Kemudian, lahir sistem perjuangan baru yang dikenal dengan kebangkitan nasional.

Bangsa Indonesia mengalami penderitaan akibat penjajahan mulai awal abad ke-17 sampai abad ke-20. Pada masa penjajahan, bangsa Indonesia telah berusaha sekuat tenaga untuk mengusir penjajah dan bercita-cita menjadi bangsa yang merdeka, bebas dari penjajahan. Berbagai bentuk perlawanan terhadap penjajah yang dilakukan oleh para raja, bangsawan, tokoh masyarakat, dan tokoh agama dilakukan dengan cara mengangkat senjata. Namun, pada umumnya, bentuk perlawanan semacam itu mengalami kegagalan.

Adapun faktor penyebab gagalnya perjuangan bangsa Indonesia dalam mengusir penjajah adalah sebagai berikut.
a. Perjuangan bersifat kedaerahan.
b. Perlawanan tidak dilakukan secara serentak.
c. Masih bergantung pada pimpinan (jika pemimpin tertangkap, perlawanan terhenti).
d. Kalah dalam persenjataan.
e. Belanda menerapkan politik adu domba (devide et impera).

Berdasarkan pengalaman tersebut, kaum terpelajar ingin berjuang dengan cara yang lebih modern, yaitu menggunakan kekuatan organisasi. Lahirnya organisasi-organisasi tersebut menandai lahirnya masa pergerakan nasional.

Tahukah Kamu?

Masa pergerakan kebangsaan dibedakan menjadi 3 masa, yaitu masa awal (perkembangan) pergerakan nasional, masa radikal, dan masa moderat.

Jawaban Awal Pergerakan Nasional Masa Radikal Masa Moderat

Masa Awal Pergerakan Nasional
(Tahun 1900-an)

dr. Sutomo

Pada masa ini, lahir banyak organisasi pergerakan, seperti Budi Utomo, Sarekat Islam, Muhammadiyah, dan Indische Partij (IP). Salah satu organisasi yang besar pengaruhnya terhadap pergerakan nasional adalah Budi Utomo.

Pada hari Minggu tanggal 20 Mei 1908, Sutomo beserta kawan-kawannya berkumpul di Jakarta. Mereka sepakat mendirikan Budi Utomo yang berarti “usaha mulia”.

Baca Juga :  Macam Macam Sumber Energi Alternatif

Karena sebagai organisasi modern yang pertama kali muncul di Indonesia, pemerintah RI menetapkan tanggal berdirinya Budi Utomo diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional.

Masa Awal Radikal
(Tahun 1920-1927-an)

Tokoh perhimpunan Indonesia
Sumber: www.mikirbae.com

Perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajah pada abad ke-20 disebut masa radikal karena pergerakan-pergerakan nasional pada masa ini bersifat radikal/keras terhadap pemerintah Hindia Belanda. Mereka menggunakan asas nonkooperatif/tidak mau bekerja sama. Organisasi-organisasi yang bersifat radikal adalah Perhimpunan Indonesia (PI), Partai Komunis Indonesia (PKI), Nahdlathul Ulama (NU), Partai Nasional Indonesia (PNI).

Masa Moderat
(Tahun 1930-an)

Sejak tahun 1930, organisasi-organisasi pergerakan Indonesia mengubah taktik perjuangannya. Mereka menggunakan taktik kooperatif (bersedia bekerja sama) dengan pemerintah Hindia Belanda. Organisasi-organisasi yang berhaluan moderat antara lain Partindo 1930, PNI Baru, Partai Indonesia Raya (Parindra), Gerakan Rakyat Indonesia (Gerindo), dan Gabungan Politik Indonesia (Gapi). Selain organisasi-organisasi di atas, masih banyak organisasi kepemudaan dan keagamaan lainnya yang ada dan berkembang pada masa itu, antara lain: Pergerakan Tarbiyah Islamiyah (Perti), Majelis Islam A’la Indonesia (MIAI), Jong Islamieten Bond, Sumatra Thawalib yang lahir di Minangkabau, Persatuan Pemuda Kristen, dan Persatuan Pemuda Katholik.

Ayo Berlatih

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan tepat!

1. Mengapa berbagai bentuk perlawanan terhadap Belanda sering mengalami kegagalan?

Jawaban

Karena perjuangan masih bersifat kedaerahan, perlawanan bangsa Indonesia tidak dilakukan secara serentak, kalah dalam persenjataan, dan Belanda menerapkan politik adu domba

2. Bagaimanakah perubahan strategi perlawanan terhadap Belanda dilakukanoleh kaum atau golongan muda terpelajar?

Jawaban
Dengan mengedepankan perjuangan melalui organisasi pergerakan nasional yang lebih modern, terstruktur dan terorganisir secara rapi.

3. Peristiwa apa yang menandai lahirnya masa pergerakan nasional?

Jawaban
Peristiwa yang menandai lahirnya masa Pergerakan Nasional adalah lahirnya Organisasi Budi Utomo tanggal 20 Mei 1908 oleh Dr. Soetomo dan mahasiswa STOVIA lainnya atas ide dr. Wahidin Soedirohoesodo yang dianggap sebagai tonggak pergerakan nasional Indonesia.

4. Jelaskan pembagian masa pergerakan nasional!

Jawaban
Masa pergerakan nasional dibedakan menjadi 3 masa, yaitu masa awal (perkembangan) pergerakan nasional, masa radikal, dan masa moderat.

Masa awal pergerakan nasional terjadi pada 1900-an. Pada masa awal pergenakan nasional banyak organisasi pergerakan, seperti Budi Utomo, Sarekat Islam, Muhammadiyah, dan Indische Partij (IP).

Masa radikal terjadi pada 1920-1927-an. Perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajah pada tahun 1920-an disebut masa radikal karena pergerakan-pergerakan nasional pa da masa ini bersifat radikal atau keras terhadap pemerintah Hindia Belanda.

Masa Moderat terjadi pada tahun 1930-an. Sejak tahun 1930, organisasi-organisasi pergerakan Indonesia mengubah taktik perjuangannya menjadi kooperatif atau bersedia bekerja sama dengan pemerintah Hindia

5. Peristiwa apa yang menjadi latar belakang ditetapkannya Hari Kebangkitan Nasional? Jelaskan alasannya!

Jawaban
Pada masa awal pergerakan nasional, tepatnya hari Minggu tanggal 20 Mei 1908, Sutomo beserta kawan-kawannya berkumpul di Jakarta. Mereka sepakat mendirikan Budi Utomo yang berarti “usaha mulia”. Karena sebagai organisasi modern yang pertama kali muncul di Indonesia, pemerintah RI menetapkan tanggal berdirinya Budi Utomo diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional.

Ayo Menulis

Carilah sumber bacaan seperti buku, koran, majalah atau internet yang menjelaskan biografi dr. Sutomo.
1. Tuliskan secara singkat tentang perjuangan dr. Sutomo dalam menghadapi penjajah.
2. Baca dengan jelas dan berikan komentar (presentasikan) biografi dan kisah perjuangan dr. Sutomo tersebut di depan kelas.

Jawaban

Nama Tokoh:

Jawaban

Dr. Soetomo

Asal Tokoh:

Jawaban

Nganjuk, Jawa Timur

Bentuk Perjuangan:

Jawaban

Perjuangan melalui organisasi modern dan menjadi pelopor berdirinya Budi Utomo.

Dampak perjuangannya terhadap pergerakan nasional:

Jawaban

Menjadi tonggak awal masa pergerakan nasional dan menandai era kebangkitan nasional.

Jawaban Awal Pergerakan Nasional Masa Radikal Masa Moderat

Munculnya rasa kebangsaan Indonesia berasal dari keinginan kuat rakyat Indonesia untuk merdeka dan berdaulat. Sejak abad ke-19, mulai muncul benih-benih rasa kebangsaan atau nasionalisme bagi bangsa-bangsa di Asia dan Afrika, khususnya Indonesia.

Banyak faktor yang memicu munculnya rasa kebangsaan di Indonesia. Salah satunya kenangan kejayaan masa lalu. Kenangan kejayaan masa lalu, khususnya pada kejayaan Kerajaan Majapahit dan Sriwijaya serta kebesaran kerajaankerajaan Islam. Pada masa Majapahit, kerajaan itu mampu menguasai seluruh Nusantara. Adapun pada masa Sriwijaya, kerajaan mampu berkuasa di lautan karena pasukan maritimnya kuat.

Ayo Berdiskusi

Pada bacaan di atas, disebutkan salah satu faktor munculnya rasa kebangsaan di Indonesia. Sekarang, diskusikan bersama kelompokmu mengenai faktorfaktor lain yang memicu munculnya rasa kebangsaan Indonesia. Sebagai bahan diskusi, kamu dapat mencari referensi dari buku atau artikel.

Tuliskan hasilnya pada kolom berikut!

Faktor Internal

– Kenangan kejayaan masa lalu, khususnya pada masa kerajaan Majapahit dan Sriwijaya.
– Perilaku Belanda yang semakin menyengsarakan rakyat Indonesia.
– Lahirnya kaum terpelajar.
– Lahirnya kelompok terpelajar Islam.
– Munculnya rasa semangat senasib seperjuangan pada masyarakat Indonesia.

Faktor Eksternal

– Perkembangan nasionalisme di berbagai negara, seperti pergerakan Kebangsaan India.
– Adanya politik balas budi (etis) dari Belanda yang suarakan oleh Douwes Dekker.
– Peristiwa perang dunia I menyadarkan kaum terpelajar mengenai penentuan nasib bangsanya sendiri.
– Munculnya dorongan melawan penjajah karena perbedaan Ideologi.
– Kemenangan Jepang atas Rusia

Jawaban Awal Pergerakan Nasional Masa Radikal Masa Moderat

Tahukah Kamu?

Perkembangan masyarakat Indonesia pada masa munculnya rasa kebangsaan terjadi di berbagai bidang kehidupan, di antaranya sebagai berikut.

BIDANG PENDIDIKAN
Perkembangan pendidikan menyebabkan munculnya para cendekiawan, baik hasil dari pendidikan Barat maupun pendidikan di Indonesia. Para cendekiawan ini menjadi pelopor dan pemimpin munculnya organisasiorganisasi pelajar dan mahasiswa untuk melawan penjajah, seperti dokter Sutomo dan organisasi Budi Utomo.

Baca Juga :  Kunci Jawaban IPA Halaman 216-217 Kelas 9

BIDANG EKONOMI
Ada upaya untuk penghapusan eksploitasi ekonomi asing. Tujuannya untuk membentuk masyarakat yang bebas dari kesengsaraan dan kemelaratan serta meningkatkan taraf hidup bangsa Indonesia.

BIDANG POLITIK
Banyak muncul organisasiorganisasi pergerakan yang menyuarakan aspirasi masyarakat pribumi yang telah hidup dalam penindasan penjajah. Mereka ingin menghancurkan kekuasaan kolonial di Indonesia.

Mulai muncul paham-paham baru seperti nasionalisme, liberalisme, sosialisme, demokrasi, dan pancasilaisme. Semangat nasionalisme pada masa ini digunakan sebagai paham atau ideologi bagi organisasi pergerakan, salah satunya Partai Nasional Indonesi yang diketuai oleh Ir. Soekarno.

BIDANG SOSIAL & BUDAYA
Melakukan pembentukan identitas nasional, seperti penggunaan nama Indonesia untuk menyebut negara kita. Hal ini diawali oleh J.R. Logan pada tahun 1850 dan istilah Indonesia makin populer sejak Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.

Ada upaya untuk melindungi, memperbaiki, dan mengembalikan budaya bangsa Indonesia yang hampir punah karena masuknya budaya asing sejalan dengan masuknya penjajah di Indonesia.

Jawaban Awal Pergerakan Nasional Masa Radikal Masa Moderat

Ayo Berdiskusi

Bersama kelompokmu, diskusikan pengaruh dan keberlanjutan keadaan masyarakat Indonesia pada masa munculnya rasa kebangsaan pada masa sekarang!

Pengaruh perkembangan dan keadaan masa munculnya rasa kebangsaan terhadap kehidupan masa kemerdekaan hingga sekarang di bidang pendidikan

Jawaban

Pengaruh perkembangan dan keadaan masa munculnya rasa kebangsaan terhadap kehidupan masa kemerdekaan hingga sekarang di bidang pendidikan adalah muncul para cendekiawan dari pendidikan Barat maupun pendidikan di Indonesia. Para cendekiawan tersebut menjadi pelopor dan pemimpin munculnya organisasi-organisasi pelajar dan mahasiswa untuk melawan penjajah, seperti dokter Sutomo dan organisasi Budi Utomo.

Pengaruh perkembangan dan keadaan masa munculnya rasa kebangsaan terhadap kehidupan masa kemerdekaan hingga sekarang di bidang ekonomi

Jawaban

Pengaruh perkembangan dan keadaan masa munculnya rasa kebangsaan terhadap kehidupan masa kemerdekaan hingga sekarang di bidang ekonomi adalah ada upaya untuk penghapusan eksploitasi ekonomi asing. Tujuannya untuk membentuk masyarakat yang bebas dari kesengsaraan dan kemelaratan serta meningkatkan taraf hidup bangsa Indonesia

Pengaruh perkembangan dan keadaan masa munculnya rasa kebangsaan terhadap kehidupan masa kemerdekaan hingga sekarang di bidang politik

Jawaban

Pengaruh perkembangan dan keadaan masa munculnya rasa kebangsaan terhadap kehidupan masa kemerdekaan hingga sekarang di bidang politik adalah muncul organisasi- organisasi pergerakan yang menyuarakan aspirasi masyarakat pribumi yang telah hidup dalam penindasan penjajah. Mereka ingin menghancurkan kekuasaan kolonial di Indonesia. Mulai muncul paham-paham baru seperti nasionalisme, liberalisme, sosialisme, demokrasi, dan pancasilaisme. Semangat nasionalisme pada masa ini digunakan sebagai paham atau ideologi bagi organisasi pergerakan, salah satunya Partai Nasional Indonesi yang diketuai oleh Ir. Soekarno.

Pengaruh perkembangan dan keadaan masa munculnya rasa kebangsaan terhadap kehidupan masa kemerdekaan hingga sekarang di bidang sosial dan budaya

Jawaban

Pengaruh perkembangan dan keadaan masa munculnya rasa kebangsaan terhadap kehidupan masa kemerdekaan hingga sekarang di bidang sosial dan budaya adalah melakukan pembentukan identitas nasional, seperti penggunaan nama Indonesia untuk menyebut negara kita. Selain itu, adanya upaya untuk melindungi, memperbaiki, dan mengembalikan budaya bangsa Indonesia yang hampir punah karena masuknya budaya asing sejalan dengan masuknya penjajah di Indonesia.

Jawaban Awal Pergerakan Nasional Masa Radikal Masa Moderat

Sejak dirintisnya organisasi yang bersifat nasional, Budi Utomo, pemuda juga tergugah untuk membentuk organisasi-oganisasi yang memperjuangkan nasib bangsanya. Semula di Indonesia, terdapat macam-macam organisasi pemuda. Pada awal kemunculannya, organisasi-organisasi pemuda itu dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu organisasi pemuda bersifat kedaerahan, organisasi pemuda bersifat nasional, dan organisasi pemuda bersifat keagamaan. Untuk menggabungkan semua organisasi kedaerahan menjadi satu kesatuan, mereka mengadakan Kongres Pemuda Indonesia.

Ayo Membaca

Peristiwa Sumpah Pemuda 1928

Peserta Kongres Pemuda Indonesia
Sumber: www.guruips.com

Selama zaman penjajahan Belanda, Kongres Pemuda Indonesia diselenggarakan tiga kali. Kongres Pemuda Indonesia I berlangsung di Jakarta pada tanggal 30 April – 2 Mei tahun 1926 diikuti oleh semua organisasi pemuda. Namun, Kongres Pemuda Indonesia I belum dapat menghasilkan keputusan yang mewujudkan persatuan seluruh pemuda. Kongres Pemuda Indonesia I merupakan persiapan Kongres Pemuda Indonesia II.

Kongres Pemuda Indonesia II berlangsung di Jakarta pada tanggal 27 – 28 Oktober. Pusat penyelenggaraan kongres tersebut di Gedung Indonesische Club di Jl. Kramat Raya 106, tetapi keseluruhan sidang diselenggarakan di tiga tempat.

Pemuda bekerja keras mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan, termasuk menyusun panitia kongres. Pada malam penutupan tanggal 28 Oktober 1928, Kongres Pemuda Indonesia II mengambil keputusan sebagai berikut.
a. Menerima lagu “Indonesia Raya” ciptaan W.R. Supratman sebagai lagu kebangsaan Indonesia.
b. Menerima sang “Merah Putih” sebagai Bendera Indonesia.
c. Semua organisasi pemuda dilebur menjadi satu dengan nama Indonesia Muda (berwatak nasional dalam arti luas).
d. Diikrarkannya “Sumpah Pemuda” oleh semua wakil pemuda yang hadir.

Isi Ikrar Sumpah Pemuda

1. Kami putra dan putri Indonesia, mengakui bertumpah darah yang satu tanah air Indonesia.
2. Kami putra dan putri Indonesia, mengakui berbangsa satu, bangsa Indonesia.
3. Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Ayo Berlatih

Ayo, temukan kosakata baku dan tidak baku pada bacaan berjudul “Peristiwa Sumpah Pemuda 1928”. Kemudian, carilah arti katanya di Kamus Besar Bahasa Indonesia, bertanya kepada Guru, atau berdiskusi.

Kosakata Baku : Kongres
Arti Kata : Sebuah pertemuan besar para wakil organisasi politik, sosial, dan profesi atau wakil negara untuk membicarakan masalah dan mengambil keputusan
Kosakata Baku : Pemuda
Arti Kata : Orang yang masih berusia muda
Kosa Kata Baku : Zaman
Arti Kata : Jangka waktu yang panjang atau pendek yang menandai sesuatu, masa, waktu
Kosa Kata Baku : Sidang
Arti Kata : Sebuah rapat, pertemuan, majelis untuk membahas dan membicarakan sesuatu yang dilakukan ornag banyak.
Kosa Kata Baku : Panitia
Arti Kata : Kelompok ornag yang ditunjuk atau dipilih untuk mempertimbangkan atau mengurus hal hal yang ditugaskan kepadanya

Ayo Menulis

Kapan Kongres Pemuda dilaksanakan?

Jawaban

Baca Juga :  Jawaban Syair Aku Ingin Jadi Penerbang

Kongres pemuda dilaksanakan dari tanggal 30 April – 2 Mei 1926

Siapakah peserta Kongres Pemuda?

Jawaban

Kongres pemuda 1 pada 30 April – 2 Mei 1926 dihadiri oleh para wakil-wakil organisasi pemuda seperti Jong Ambon, Jong Sumatranen Bond, Jong Batak, Jong Minahasa, Jong Java, Jong Celebes, dan lainnya.
Kongres pemuda 2 pada 27-28 Oktober 1928 dihadiri kurang lebih 750 orang dari berbagai organisasi pemuda.

Apa hasil Kongres Pemuda II?

Jawaban

– Menyepakati seluruh organisasi kepemudaan di Indonesia.
– Mengikrarkan sumpah pemuda.

Di manakah Kongres Pemuda dilaksanakan?

Jawaban

Kongres pemuda dilaksanakan Batavia yang sekarang sudah berganti nama menjadi Jakarta.

Apakah hasil Kongres Pemuda I?

Jawaban

– Mempersiapkan diselenggarakannya kongres pemuda ke dua.
– Mengusulkan agar semua perkumpulan pemuda bersatu dalam organisasi pemuda Indonesia.
– Adanya upaya untuk menghilangkan pandangan adat, sifat kedaerahan yang kolot, dan sebagainya.

Apa isi ikrar Sumpah Pemuda?

Jawaban

Pertama, Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.
Kedua, Kami putra dan putri Indonesia, berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Ketiga, Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Ayo Berdiskusi

Sejak J.R. Logan menggunakan kata “Indonesia” untuk menyebut penduduk dan kepulauan Nusantara (1850), istilah “Indonesia” mulai dikenal. Bahkan, beberapa tokoh banyak menulis artikel tentang keberadaan Nusantara dengan istilah “Indonesia”, dan tidak lagi dengan Istilah “Hindia–Belanda”.

Dalam perkembangan selanjutnya, istilah “Indonesia” dijadikan sebagai nama organisasi para mahasiswa Indonesia di negeri Belanda, yaitu Perhimpunan Indonesia (Indonesische Vereeniging). Istilah “Indonesia” makin populer setelah ditetapkannya Ikrar Sumpah Pemuda.

Sekarang, diskusikan bersama temanmu arti penting penggunaan istilah “Indonesia” bagi perjuangan bangsa Indonesia. Adakah hubungannya dengan proses pergerakan bangsa Indonesia?

Jawaban

Arti penting penggunaan istilah “Indonesia” bagi perjuangan bangsa Indonesia adalah sebuah tindakan pembentukan identitas nasional bangsa Indonesia sendiri sebagai masyarakat pribumi.

Hubungan istilah “Indonesia” dengan proses pergerakan bangsa Indonesia adalah sangat erat. Di mana dengan menggunakan istilah Indonesia muncul upaya untuk melindungi, memperbaiki, dan mengembalikan budaya bangsa.

Budaya asli bangsa Indonesia hampir punah karena masuknya budaya asing yang dibawa oleh pemerintahan kolonial pada masa itu. Sehingga, istilah tersebut bisa mempersatukan kembali bangsa yang hanya berjuang di setiap daerah-daaerah menjadi satu kesatuan Indonesia.

Peristiwa Sumpah Pemuda menunjukkan adanya rasa persatuan dan kesatuan di antara para pemuda yang berbeda ras, suku, golongan, dan agama. Memang demikian seharusnya. Walaupun berbeda ras, suku, golongan, dan agama, tetapi derajat kita sama sebagai manusia. Tidak ada manusia yang lebih tinggi dan tidak ada yang lebih rendah.

Tahukah Kamu?

Perbedaan antara satu suku dan suku lainnya hanya terletak pada bahasa dan adat istidatnya serta sistem kekerabatan.

1. Adat Istiadat

Setiap suku bangsa pasti memiliki adat istiadat tertentu, meliputi upacara adat dan kebiasaan-kebiasaan lain. Kebiasaan-kebiasaan tersebut sudah dijalankan secara turun-temurun dalam suatu suku. Contohnya upacara pembakaran mayat (ngaben) di Bali. Perbedaan adat istiadat menunjukkan perbedaan kebudayaan yang tampak dari pola perilaku atau gaya hidup. Pola perilaku orang Batak yang suka bicara terus terang sehingga terkesan tegas dan keras sangat berbeda dengan pola perilaku orang Jawa Tengah (khususnya Solo dan Yogya) yang suka berbicara hati-hati penuh dengan sindiran secara halus.

2. Bahasa Daerah

Tiap suku bangsa biasanya memiliki bahasa daerah tertentu. Sebagai contoh suku Jawa memakai bahasa Jawa dalam melakukan percakapan sehari-hari. Suku-suku bangsa lainnya pun menggunakan bahasa daerahnya masing-masing.

3. Sistem Kekerabatan

Sistem kekerabatan merupakan sistem keturunan yang dianut oleh suku bangsa tertentu berdasarkan garis ayah, garis ibu, atau kedua-duanya.

Jawaban Awal Pergerakan Nasional Masa Radikal Masa Moderat

Ayo Mencoba


Unsur pembeda suku bangsa

Jawaban

Sistem kekerabatan ini sering kali disebut sebagai garis keturunan yang ada pada setiap suku yang satu berbeda dengan suku yang lain.
Terdapat jenis sistem kekerabatan seperti garis keturunan ayah (contohnya suku Batak), garis keturunan ibu (contohnya suku Minangkabau), dan garis ibu dan ayah (contohnya suku Jawa).
Misalnya, ada yang memiliki sistem kekerabatan berdasar garis keturunan ayah (patrilineal), garis keturunan ibu (matrilineal), atau garis keturunan ibu dan ayah (bilateral / parental)
Contoh suku yang memiliki sistem kekerabatan patrilineal adalah Suku Batak dan contoh suku yang memiliki sistem kekerabatan matrilineal adalah Suku Minangkabau.

– Adat istiadat

Sedangkan contoh suku yang memiliki sistem kekerabatan bilateral adalah Suku Jawa.
Adat istiadat merupakan sesuatu hal yang sudah biasa dilakukan sehari-hari dan telah dijalankan secara turun temurun.
Contohnya adalah upacara kematian yang ada di Bali. Tentu upacara adat tersebut sudah sejak zaman nenek moyang.

Bahasa daerah

Meski bahasa nasional NKRI adalah bahasa Indonesia, akan tetapi suku-suku dalam negara tercinta ini sangatlah beragam.
Keberagaman suku ini memiliki bahasa daerahnya masing-masing sehingga dapat dibedakan suku yang satu dengan yang lain.

Ayo Berlatih

Pada pembelajaran sebelumnya, kamu telah menceritakan asal ras dan suku bangsamu. Sekarang, ceritakan identitas suku bangsa salah satu temanmu. Ayo, ceritakan kepada Guru dan teman-temanmu.

• Siapakah nama temanmu?

Jawaban

Abdul Basith

• Termasuk ras apakah temanmu?

Jawaban

Ras Mongoloid

• Termasuk suku apakah temanmu?

Jawaban

Suku Jawa

• Apa bahasa daerahnya?

Jawaban

Bahasa Jawa

• Sebutkan satu kesenian yang menjadi ciri khas suku bangsanya.

Jawaban

Tari Srimpi, Tari Gambyong

• Bagaimana sikapmu jika kamu dan temanmu berasal dari suku bangsa berbeda?

Jawaban

Saling menghargai perbedaaan

Kesenian Khas:

Jawaban

Tari Srimpi, Tari Gambyong

Bahasa:

Jawaban

Bahasa Jawa

Ras:

Jawaban

Ras Mongoloid

Suku:

Jawaban

Suku Jawa

Nama

Jawaban

Abdul Basith

Ayo Berkreasi

Lakukan wawancara untuk mengetahui keragaman yang ada di lingkungan tempat tinggalmu. Lakukan wawancara untuk memperoleh data tentang suku bangsa yang ada di lingkungan sekitarmu (misalnya satu RT).

Sebelum melakukan wawancara, lakukan persiapan-persiapan seperti berikut.

1. Menentukan narasumber

Jawaban

Sesuai dengan narasumber masing-masing siswa, berikut contohnya.

  1. Orang Tua (Nama) 6. Heri Cahyono
  2. Ketua RT (Nama) 7. Sugianto
  3. Suyitno 8. Ismail
  4. Samuel 9. Ayu Dewi
  5. Sumarni 10. Agus Setiawan

2. Menyusun daftar pertanyaan

Jawaban

Daftar Pertanyaan

  1. Siapa nama Bapak/Ibu?
  2. Apa suku bangsa Bapak/Ibu?
  3. Apa suku bangsa Bapak/Ibu/saudara?
  4. Apa bahasa daerah yang digunakan?
  5. Apa kesenian daerah yang terkenal?
  6. Apa ciri khas suku bapak/ibu/saudara?
  7. Apa sistem kekerabatan yang digunakan?
  8. Apa upacara adat yang sering dilakukan?
  9. Bagaimana adat pernikahan di daerah bapak/ibu/saudara?
  10. Apa nama makanan khas daerah bapak/ibu/saudara?

Kamu telah membuat daftar narasumber dan daftar pertanyaan untuk mendapatkan data tentang suku bangsa di lingkungan sekitarmu. Berdasarkan daftar tersebut, lakukanlah wawancara.

Kamu dapat melakukan sendiri atau berkelompok dengan 3-4 temanmu. Tuliskan hasil wawancaramu dalam bentuk berikut.

Laporan Hasil Wawancara

Jawaban

Tanggal Wawancara : (Isi Tanggal Sekarang)

Data Hasil Wawancara :

  1. Orang Tua (Nama) = Suku Jawa
  2. Ketua RT (Nama) = Suku Jawa
  3. Suyitno = Suku Jawa
  4. Samuel = Suku Sunda
  5. Sumarni = Suku Jawa
  6. Heri Cahyono = Suku Jawa
  7. Sugianto = Suku Jawa
  8. Ismail = Suku Sunda
  9. Ayu Dewi = Suku Betawi
  10. Agus Setiyawan = Suku Sunda

Kesimpulan

Dengan mempelajari pergerakan kebangsaan Indonesia, kita makin tahu sejarah perjalanan perjuangan bangsa Indonesia. Kita juga tahu bahwa munculnya kesadaran nasional dan pergerakan kebangsaan Indonesia dipelopori oleh para pemuda dan pelajar. Mereka dengan segenap pemikiran dan tenaga berupaya memperjuangkan nasib bangsa Indonesia. Perjuangannya melalui organisasiorganisasi pergerakan yang tentunya menuntut adanya kemampuan berpikir, bekerja sama, berstrategi, dan berdiplomasi.

Salah satu pelajaran yang dapat kita petik adalah hasil pemikiran pemuda yang tercetus dalam Ikrar Sumpah Pemuda. Pada saat itu, semua pemuda saling menyadari dan mengakui, serta meletakkan ego kedaerahannya masingmasing untuk melebur dalam satu kepentingan demi terwujudnya satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa, yaitu Indonesia. Ikrar tersebut mampu memotivasi seluruh elemen bangsa untuk bersatu padu mengusir penjajah.

Bagaimanakah dengan pemuda saat ini? Bagaimana juga denganmu? Apakah kamu sudah mampu menerapkan nilai-nilai Sumpah Pemuda? Jika sudah, kembangkan dan tingkatkanlah terus. Jika belum, mulailah dari sekarang dengan membina persatuan di sekolah dan masyarakat sekitar.

Kemukakan sikap dan perilakumu yang telah menunjukkan pengamalan nilai nilai Sumpah Pemuda!

Jawaban

– Saling memiliki rasa toleransi antar sesama manusia tanpa memandang ras atau suku bangsa.
– Saling tolong menolong antar sesama dalam hal kebaikan
– Menjunjung tinggi rasa persatuan dan kesatuan jangan sampai bertengkar kemudian terpecah belah.
– Menggunakan produk dalam negeri.

Demikianlah Pembahasan Mengenai Jawaban Awal Pergerakan Nasional Masa Radikal Masa Moderat yang terdapat pada Buku Siswa Kelas 5 Tema 7 Subtema 1 Pembelajaran 4. Bersama orang tua atau anggota keluargamu yang lain, amatilah kegiatan sehari-hari anggota keluargamu. Identifikasi dan sebutkan kegiatan-kegiatan yang menunjukkan adanya penerapan nilai-nilai Sumpah Pemuda! Semoga bermanfaat.

Tuliskan hasilnya pada kolom berikut, lalu mintalah tanda tangan orang tua atau anggota keluargamu yang lain yang telah bekerja sama denganmu!

Jawaban

– Membeli dan menggunakan produk asli Indonesia.
– Saling menghargai pendapat antar anggota keluarga.
– Hormat kepada orang yang lebih tua.
– Tidak mendiskriminasi antar anggota keluarga.
– Berperilaku adil dan bijaksana.

You May Also Like

About the Author: Afnan Rafiski