Ragam Gerak Tari Tradisional Nusantara

Ragam Gerak Tari Tradisional Nusantara

Table of Contents

Ragam Gerak Tari Tradisional Nusantara – Hai sob, Ragam gerak tari dari berbagai daerah berbeda-beda. Setiap daerah memiliki ciri khas pada gerak tari. Sebagai contoh ciri-ciri gerak tari yang terdapat pada gerak tari Bali dan gerak tari Sumatra. Apa saja ciri-ciri gerak tari Bali dan Sumatra? Kali ini waca berita akan membahas mengenai Ragam Gerak Tari Tradisional Nusantara yang ada pada buku siswa kelas 4 tema 8 sub tema 2 pembelajaran 5.

Ragam Gerak Tari Tradisional Nusantara 101

Siswa di kelasku berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Masing-masing daerah memiliki keunikan tersendiri.

Siswa kelas IV akan mengadakan pertunjukan seni bersama. Mereka berdiskusi untuk menentukan pertunjukan yang akan ditampilkan. Siswa kelas IV berasal dari daerah yang berbeda-beda. Setiap daerah memiliki keunikan tersendiri.

Salah satu keunikan suatu daerah terdapat pada tariannya. Setiap daerah memiliki tarian daerah berbeda. Ragam gerak tari dari berbagai daerah juga berbeda-beda. Setiap daerah memiliki ciri khas pada gerak tari. Sebagai contoh ciri-ciri gerak tari yang terdapat pada gerak tari Bali dan gerak tari Sumatra. Apa saja ciri-ciri gerak tari Bali dan Sumatra? Mari, simak penjelasan Dayu dan Beni berikut.

Baca Juga :  Kunci Jawaban IPA Halaman 241-244 Kelas 9

Ayo Mengamati

Dayu berasal dari Bali. Dayu menjelaskan mengenai ciri-ciri gerak tari Bali.
Amatilah gambar berikut.

Tari Bali memiliki ciri-ciri khusus. Apa saja ciri-cirinya?

Gerak mata pada tari Bali
Sumber: Seni Budaya dan Keterampilan Kelas IV SD/MI,Pusat Perbukuan Kementerian Pendidikan Nasional, 2010


Ragam Gerak Tari Tradisional Nusantara 102

Ciri-ciri gerak tari Bali
a. Gerakan pada umumnya dilakukan secara lincah, enerjik, dinamis, dan cepat.
b. Tidak hanya kepala, tangan, dan kaki yang digerakkan, mata juga digerakkan.

Seperti Bali, Sumatra juga memiliki ciri-ciri khusus dalam gerak tari. Apa saja ciri khusus gerak tari dari Sumatra?

Beni berasal dari Sumatra. Beni menjelaskan mengenai ciri-ciri gerak tari
Sumatra. Amatilah gambar berikut.

Gerak tari Sumatra
Sumber: Seni Budaya dan Keterampilan Kelas IV SD/MI, Pusat Perbukuan Kementerian Pendidikan Nasional, 2010

Ragam Gerak Tari Tradisional Nusantara 103

Ciri-ciri gerak tari Sumatra
a. Gerak tari pada umumnya dilakukan secara lincah dan gesit.
b. Gerak tari lebih menekankan pada gerakan-gerakan kaki.
c. Gerak lengan, tangan, jari, leher, dan kepala tidak beragam dan tidak rumit.

Keunikan gerak tari yang disampaikan Dayu dan Beni di atas adalah keunikan gerak tari daerah secara umum. Bagaimana keunikan gerak tari suatu daerah secara khusus? Salah satu contoh tari dari Sumatra yaitu tari
Seudati dari Aceh. Bagaimana keunikan gerak tari Seudati dari Aceh? Mari, simak penjelasan berikut.

Seudati adalah tari kelompok yang berasal dari Aceh. Pertunjukan tari Seudati tidak menggunakan iringan berupa alat musik. Iringan tari Seudati berupa nyanyian yang dilantunkan dua orang.

Gambar penari sedang menarikan tari seudati dari aceh. http://www.negerikuindonesia.com/2015/12/tari-seudati-tarian-tradisional-dari.html Tarian tradisional Aceh satu ini menggambarkan keteguhan, semangat, serta jiwa kepahlawanan seorang pria. Namanya adalah tari Seudati.

Ragam Gerak Tari Tradisional Nusantara 104

Tari Seudati sangat dinamis. Langkah maju, mundur, ke samping kiri dan ke samping kanan, serta lari dengan angkatan kaki tinggi pada tari Seudati dilakukan secara cepat. Hal ini membuat tari Seudati sangat menarik. Tepukan dada yang menimbulkan suara keras dan dalam, serta jentikan jari bersuara lembut para penarinya membuat tari Seudati menjadi lebih menarik.

Kamu telah mengetahui keunikan gerak tari Seudati dari Aceh. Bagaimana dengan daerahmu?

Berasal dari daerah manakah kamu?

Jawaban

Saya berasal dari daerah Jawa Tengah

Apakah daerahmu memiliki tari daerah? Tari apa yang terdapat di daerah asalmu?

Jawaban

Daerah saya memiliki tari tradisional yaitu Tari Gambyong

Bagaimana gerak tari yang berasal dari daerahmu? Apa keunikan gerak tari dari daerahmu? Jelaskan!

Jawaban

Gerakan penari gambyong yang luwes dan gemulai menunjukan kelembutan wanita Jawa Tengah. Gerakan khas tari gambyong adalah gerakan tangan penari yang menggerakan kain selendang ke kanan dan ke kiri dengan mata penari yang selalu mengikuti gerakan tangannya

Baca Juga :  Mengenal Ciri Ciri Karya Seni Tiga Dimensi

Ragam Gerak Tari Tradisional Nusantara 105

Lani dan teman-teman memiliki kegemaran berbeda. Ada teman Lain yang gemar menyanyi. Ada teman Lani yang gemar menari. Ada juga teman Lani yang memiliki kegemaran lain. Mereka bekerja sama untuk mengadakan pertunjukan seni bersama sekolahmu? Bagaimana denganmu dan teman-teman Apa kegemaranmu dan teman-teman sekolahmu?

Ayo Berdiskusi

Bertanyalah kepada teman-teman. Apakah mereka mempunyai kegemaran pada kolom berikut. Tuliskan nama temanmu berdasarkan kegemaran yang sesuai.

Jawaban

No.KegemaranNama Siswa
1.MenyanyiAdelia, Laras, Melani
2MenariDita, Dita, Leni
3.MemasakCika, Ana, Fika
4.Bermain BolaAbbas, Agus, Anto
5.Merawat TanamanAnnisa, Aurel, Dion
6.Memelihara BinatangApri, Hani, Danu
7.Membuat MainanIlyas, Zain, Sofyan
8.MenulisAisyah, Azis, Adi
9.MenggambarAris, Arif, Ema
10.BerolahragaAzzam, Putri, Dina

Ragam Gerak Tari Tradisional Nusantara 106

Setelah kamu mengetahui kegemaranmu dan teman-temanmu, lakukan diskusi untuk menjawab pertanyaan berikut.

1. Apa manfaat kegemaranmu bagi dirimu sendiri?

Jawaban

Manfaat kegemaranku antara lain sebagai penghibur diri, pengasah keterampilan, pengisi waktu luang, dan sebagai bekal untuk masa depan.

2. Apakah kegemaran temanmu memberi manfaat untukmu dan lingkungan sekitarmu? Jika ada manfaatnya, sebutkan manfaatnya?

Jawaban

Tentu saja ada manfaatnya, karena bisa saling belajar satu sama lain.

3. Apakah kegemaranmu mengganggu orang lain? Bagaimana supaya kegemaranmu tidak mengganggu orang lain?

Jawaban

Tidak, karena kegemaran saya adalah menulis. Semua peralatan yang saya gunakan miliki pribadi dan tidak pernah mengganggu orang lain.

Tuliskan hasil diskusimu dalam kotak berikut. Kemukakan hasil diskusimu di depan guru dan teman-temanmu.

Siswa kelas IV sepakat untuk menampilkan berbagai gerak tari yang dirangkai menjadi tari kreasi. Mereka akan menggabungkan dengan iringan tari lagu Apuse. Lagu Apuse merupakan lagu daerah Papua. Lagu Apuse dinyanyikan dengan penuh semangat. Tahukah kamu, bahwa sikap semangat merupakan gambaran dari kehidupan rakyat Papua. Semangat masyarakat Papua di antaranya dapat dilihat saat mereka berburu dan berperang melawan hal yang tidak baik.

Ada cerita rakyat Papua yang menggambarkan semangat perlawanan membela kebaikan. Bagaimana ceritanya? Mari, kita baca bersama.

Ayo Membaca

Bacalah bacaan berikut!

Caadara

Panglima Wire adalah panglima perang dari Desa Kramuderu yang gagah berani. Panglima Wire mempunyai seorang putra bernama Caadara. Caadara kecil memiliki bakat dalam ilmu bela diri dan ketangkasan. Panglima Wire melatih Caadara dengan harapan Caadara dapat menggantikannya kelak.

Caadara tumbuh menjadi pemuda tangkas dalam ilmu bela diri dan berburu. Panglima Wire ingin menguji kemampuan anaknya. Dia merasa sudah saatnya Caadara menjadi panglima perang menggantikan Panglima Wire. Panglima Wire mengutus Caadara untuk pergi berburu selama beberapa hari. Dia meminta Caadara membawa binatang hasil buruannya sebagai tanda bahwa Caadara telah menguasai semua ilmu yang diajarkan oleh Panglima Wire.

Baca Juga :  Biodata Charles Gabriel Pravaz dan Alexander Wood Penemu Jarum Suntik

Caadara mematuhi perintah Panglima Wire. Dia segera berangkat ke hutan bersama beberapa temannya. Perjalanan mereka melewati hutan yang lebat dan bukit yang terjal. Setelah menempuh perjalanan berat, Caadara dan teman-temannya berhasil memperoleh binatangbinatang buruan. Mereka melanjutkan perjalanan pulang.

Saat perjalanan pulang, Caadara dan teman-temannya bertemu anjing pemburu. Anjing pemburu adalah penanda adanya sekelompok orang asing yang bisa mencelakai mereka. Caadara dan teman temannya segera menyusun rencana, mereka bersembunyi sambil menyiapkan seluruh senjata yang mereka punya. Tidak lama berselang,
terdengar pekikan tanda permusuhan. Ternyata benar, pekikan itu berasal dari suku Kuala yang mengajak berperang.

Caadara memerintahkan teman-temannya pergi ke bukit yang tinggi dan membentuk benteng pertahanan. Tetapi peperangan tidak terelakkan lagi. Caadara dan teman-temannya berperang dengan suku Kuala. Pekikan mengerikan di sela suara senjata-senjata yang beradu tidak henti-hentinya terdengar. Namun, Caadara tidak gentar. Dia berhasil mengalahkan pasukan suku Kuala. Berkat petunjuk Caadara, teman-temannya pun berhasil mengalahkan musuh.

”Kamu hebat Caadara. Kamu pantas menjadi panglima perang kami.” Kata teman Caadara.

”Kami akan mengusulkan kepada Panglima Wire untuk mengangkatmu menjadi panglima perang yang baru.” Sahut seorang teman Caadara lainnya.

”Jujur saja aku tidak mengincar jabatan, teman-teman. Aku hanya ingin melakukan yang terbaik untuk desa kita.” Kata Caadara rendah hati.

Caadara dan teman-temannya kembali ke Desa Kramuderu dengan selamat. Cerita tentang keberhasilan mereka mengalahkan suku Kuala segera terdengar oleh Panglima Wire. Panglima Wire sangat bangga kepada Caadara. Dia meminta Caadara menyusun siasat perang untuk berjaga-jaga jika suatu saat suku Kuala kembali menyerang mereka.

Caadara segera menyusun siasat perang. Siasat perang ini dinamakan Caadara Ura. Siasat perang Caadara Ura meliputi cara melempar senjata, menyerbu lawan, mempertahankan diri, dan seni bela diri jarak dekat. Caadara pun menggantikan ayahnya sebagai panglima perang Desa Kramuderu.

Ragam Gerak Tari Tradisional Nusantara 109

1. Tuliskan ringkasan cerita di atas pada kotak berikut.

Jawaban

Panglima Wire adalah panglima perang dari Desa Kramuderu yang gagah berani. Panglima Wire mempunyai seorang putra bernama Caadara.
Panglima Wire melatih Caadara dengan harapan Caadara dapat menggantikannya kelak.
Setelah itu, Panglima Wire ingin menguji kemampuan anaknya dengan mengutus Caadara untuk pergi berburu selama beberapa hari. Dia meminta Caadara membawa binatang hasil buruannya sebagai tanda bahwa Caadara telah menguasai semua ilmu yang diajarkan oleh Panglima Wire.
Bukannya berburu, Caadara justru bertemu dengan pasukan musuh dari suku Kuala. Namun, Caadara tidak gentar. Dia berhasil mengalahkan pasukan suku Kuala.

2. Sebutkan tokoh-tokoh yang terdapat dalam cerita berjudul ”Caadara” di depan

Jawaban

Panglima Wire, Caadara, dan teman-teman Caadara.

3. Menurutmu, apakah Caadara merupakan tokoh utama dalam cerita di depan? jelaskan!

Jawaban

Ya, Caadara merupakan tokoh utama dalam cerita tersebut, di dalam cerita tersebut lebih banyak menceritakan tentang tokoh Caadara

4. Sebutkan tokoh protagonis dalam cerita berjudul ”Caadara” di depan!

Jawaban

Tokoh protagonis dalam cerita tersebut adalah Caadara.

5. Apa yang dimaksud dengan tokoh antagonis? Menurutmu, siapa saja tokoh antagonis dalam cerita berjudul ”Caadara” di depan!

Jawaban

Tokoh antagonis adalah tokoh yang menimbulkan konflik dalam cerita. Pada cerita tersebut, yang berperan sebagai tokoh antagonis adalah Suku Kuala.

Ragam Gerak Tari Tradisional Nusantara 110

Kesimpulan

Pengetahuan apa yang kamu pelajari dari pembelajaran hari ini? Tuliskan

Jawaban

Banyak pengetahuan yang saya dapat pada pembelajaran kali ini diantaranya tentang cerita dari tanah Papua, gerak tari dari Bali dan Sumatera.

Apa hal menarik yang kamu temukan dalam pembelajaran hari ini? Jelaskan!

Jawaban

Hari ini saya belajar tentang gerak tarian dari Bali, Sumatera dan Aceh. saya jadi tahu tentang gerak dasar dalam seni tari

Bagaimana perasaanmu selama belajar?

Jawaban

Sangat senang karena mendapat banyak ilmu

Demikianlah pembahasan mengenai Ragam Gerak Tari Tradisional Nusantara yang terdapat pada Buku Siswa Kelas 4 Tema 8 Subtema 2 Pembelajaran 5. Bekerja sama dengan orang tuamu. Kamu pasti memiliki kegemaran. Cari tahu manfaat kegemaranmu untuk dirimu dan lingkungan sekitarmu. Sampaikan kegemaranmu dan manfaatnya
kepada orang tuamu. semoga bermanfaat.

You May Also Like

About the Author: Afnan Rafiski