keladi hibrida hybrid monstruosum
keladi hibrida hybrid monstruosum

Tanaman Keladi Hibrida Unik dan Istimewa

Tanaman Keladi Hibrida Unik dan Istimewa – Semenjak pandemi Covid-19 melanda, banyak orang di Indonesia yang memiliki hobi baru selama di rumah saja. Salah satunya adalah merawat dan membeli tanaman hias. Merawat tanaman ini jadi salah satu alternatif untuk menghilangkan kejenuhan.

Karena hal ini, sejumlah tanaman hias menjadi lebih mahal. Sebut saja janda bolong, aglaonema dan sebagainya. Ada salah satu tanaman hias yang dulunya tidak diperhitungkan dan bahkan menjadi salah satu tanaman liar. Tanaman ini disebut keladi atau Caladium.

Caladium merupakan tanaman hias yang sangat mudah dirawat, dimana keladi dapat bertahan pada cuaca panas maupun di tempat yang memiliki kelembapan tinggi. Keladi juga tidak memilih-milih media tanam, asal tanah gambut maka keladi dapat tumbuh dengan baik.

Kini Indonesia kembali dibuat geger dengan viralnya tanaman keladi yang banyak diburu oleh semua kalangan. Bahkan ada salah satu tanaman keladi yang memiliki harga jutaan rupiah. Membludaknya permintaan pasar membuat tanaman keladi pun kini seakan sulit dicari.

Manfaat tanaman keladi

Diambil dari beberapa sumber, tanaman keladi secara umum memiliki beberapa manfaat, diantaranya:

1. Melawan sel kanker

Manfaat ini bisa kamu dapatkan dari keladi tikus. Pasalnya, tanaman keladi tikus mengandung Riboseme Inactiviting Protein (RIP), dimana kandungan ini dipercaya dapat melawan sel kanker. Tak hanya itu saja, keladi tikus juga mengandung antioksidan tinggi dan zat kurkumin. Kedua kandungan itu penting dalam terapi kanker serta untuk pencegahan penyakit mematikan tersebut. Tak hanya itu saja, ada beberapa jenis penyakit lainnya yang bisa disembuhkan, seperti nyari, bisul, gejala batuk dan peradangan.

2. Mengatasi stres

Tidak hanya indah saja, keladi juga memiliki manfaat untuk mengatasi stres seseorang. Hal ini dikarenakan beberapa jenis keladi hampir sama halnya dengan obat penenang. Kamu bisa meletakkan keladi di sudut ruangan dan di ruang kerja.

Baca Juga :  Bunga Yang Cocok Ditanam di Halaman Rumah

3. Menjadi hiasan indah

Keladi bisa menjadi hiasan hidup yang dapat memperindah rumah kamu. Kamu bisa meletakkannya di sudut ruangan ataupun menggantungnya. Carilah keladi dengan ukuran daun lebih kecil, sehingga kamu bisa meletakkannya di mana saja.

Keladi Hibrida yang Unik dan Istimewa

Banyak sekali jenis keladi yang populer di indonesia, mulai dari Caladium Ace of Heart yang berbentuk seperti hati dan berwarna merah muda, Caladium Candidum yang berwarna putih, serta Caladium Green Spider dengan paduan warna hijau dan merah, keindahannya semakin terlihat dengan adanya tekstur tulang daun seperti sarang laba-laba.

Tanaman hias keladi disebut sebagai tanaman eksotis, hal ini dikarenakan warnanya yang memang sangat indah. Mulai dari warna campur, putih dan merah hingga yang menyerupai batik atau stroberi. Meski tanaman keladi ini sangat indah, namun perlu hati-hati karena menurut childrens.health.qld.gov.au, racun pada tanaman keladi masuk kategori 2 dan 3.

Oleh karenanya tanaman hias satu ini berbahaya bagi hewan peliharaan seperti kucing dan anjing serta anak-anak kecil. Jika daun keladi tidak sengaja digigit maka akan menyebabkan luka di bagian mulut, seperti luka bakar.Untuk jenis-jenis tertentu, utamanya hasil persilangan dan kategori keladi hibrida, maka daun keladi makin eksotis. Tentu saja harganya pun ikut melambung.

Salah satu jenis keladi hibrida yang mahal adalah keladi hybrid monstruosum yang harganya menembus angka Rp 4,3 juta. Jenis tanaman hias keladi ini memiliki bentuk daun yang mengerucut, dengan pangkal daun membentuk telinga. Harga tinggi tersebut karena keladi ini termasuk tanaman langka.

Secara historis, hibrida pertama diperkenalkan di Amerika Serikat pada tahun 1867. Lalu pada tahun 1910, Dr. Nehrling dari Orlando, Amerika Serikat telah mempunyai 2.000 varietas. Caladium dari hasil hibrida yang terus berkembang pada tumbuhan ini telah melahirkan varian-varian memukau yang semakin menaikkan pamornya di pasaran.

Persilangan Tanaman Keladi Hibrida

Cara menyilangkan tanaman keladi untuk menghasilkan varian keladi hibrida yang unik dan baru:

Baca Juga :  Kembang Anting Putri Idola Pehobi Bonsai

1. Pilih indukan yang kuat dan cerah

Indukan memiliki peran yang sangat penting dalam penyilangan. Oleh sebab itu, indukan yang dipilih harus kuat dan berwarna cerah.

Sebelum memilih indukan, terlebih dahulu tentukan hasil anakan yang diharapkan. Perkirakan bentuk daun, warna tulang daun, dan warna dasar daun.

Dari gambaran yang dibuat, pilihlah indukan dengan kriteria yang sesuai sehingga penyilangan tidak dilakukan dengan sembarangan.

Terdapat lima kriteria indukan yang unggul untuk penyilangan tanaman keladi, yakni sebagai berikut:

  • Indukan berukuran besar dan berusia di atas 10 bulan
  • Bentuk dan ukuran daun seragam
  • Daun rimbun dan tersusun padat, pilihlan indukan yang memiliki 12 helai daun
  • Warna dan corak daun seragam
  • Tangkai daun kokoh dan tidak layu
  • Diutamakan jenis keladi yang memiliki ciri khas

2. Perlakuan bunga keladi

Bunga tanaman keladi berbentuk seperti batang dengan panjang sekitar 24 cm. Ia terdiri dari benangsari (benang jantan) dan putik (bunga betina) dalam satu tangkai.

Benangsari berada di atas putik sehingga ketika bunga keladi mekar, mahkota bunga akan terbuka dan akan tampak benangsari yang matang.

Meski letaknya berdekatan, penyilangan tidak bisa dilakukan dengan sendiri karena putik berada di bawah benangsari dan putik matang lebih cepat satu hari sebelum benangsari matang.

Ciri benangsari yang sudah matang adalah adanya tepung berwarna kuning yang menyelimutinya. Sementara itu, putik yang matang tampak diselebungi oleh bulu halus seperti biji berwarna hitam.

3. Proses penyilangan keladi hibrida

Lakukan penyilangan tanaman keladi pada pukul 18.00-21.00 karena saat itu putik memiliki aroma yang harum dan menandakan kematangan yang sempurna.

Gunakan pisau tajam untuk membuka mahkota bunga yang menutupi putik. Potong mahkota bunga dengan ukuran sesuai kuas agar kuas tersebut bisa masuk dan menyentuh putik.

Pertama, tempelkan kuas pada benangsari, kemudian oleskan kuas dengan gerakan dari bawah ke atas tersebut ke putik hingga merata.

Gunakan plastik transparan untuk menutupi bunga keladi yang sedang disilangkan agar tidak ada serangga yang mengganggu.

Setelah penyilangan berlangsung selama tujuh hari, putih masih keras namun bunga keladi tidak akan layu dan ada bagian yang membesar, tanda bahwa penyilangan berhasil.

Baca Juga :  Biodata Joseph Wilson Swan Penemu Bola Lampu

Kemudian, di hari ke-15, bunga keladi akan semakin besar dan terlihat seperti buah srikaya. Biji baru bisa dipanen di hari ke-45 setelah bunga keladi tumbuh sebesar jagung.

Petik biji keladi yang berwarna putih di bagian dalam. Di dalam masing-masing buah tersebut, terdapat sekitar 1.000-2.500 biji keladi.

Perawatan Tanaman Keladi Hibrida

Perwatan tanaman keladi hibrida mirip dengan keladi pada umumnya, simak tipsnya berikut ini.

1. Siram Sesuai dengan Kondisi Iklim

Caladium memiliki kemampuan bertahan hidup pada iklim yang sedikit basah dan lembap, sehingga perlu disiram secara berkala.

Adapun, apabila musim hujan tiba, maka tanaman ini perlu disiram dua hari sekali untuk memastikan unsur hara dalam keadaan baik.

2. Sterilkan Media Tanaman

Selain menyiram sesuai kebutuhan, langkah selanjutnya yang harus kamu perhatikan adalah memperhatikan media tanam.

Penggunaan daun bambu dan sekam bakar merupakan dua pilihan penting untuk Caladium supaya tumbuh subur.

Adapun, komposisi media tanam antar beberapa bagian adalah 1 : 1 : 1 supaya menghasilkan kualitas terbaik.

3. Beri Asupan Sinar Matahari sesuai Kebutuhan

Meski tumbuh pada lingkungan lembap, namun Caladium memiliki perhatian khusus terhadap pencahayaan.

Penyimpanan Caladium bisa kamu lakukan di ruang terbuka baik di depan maupun halaman belakang rumah.

4. Pemupukan secara Berkala

Tak hanya air dan media tanam, pupuk pada Caladium juga harus diperhatikan dengan baik supaya tumbuh subur untuk menghasilkan nilai ekonomi tinggi.

Adapun, proses pemupukan Caladium bisa kamu lakukan saat tanaman berusia lima minggu.

Kamu pun bisa menggunakan pupuk organik maupun pelet udang dengan kadar zat N yang tidak lebih banyak dari zat lainnya.

Sebab, zat N memiliki kemampuan memancing klorofil sehingga tidak cocok untuk keladi selain warna hijau.

5. Tanaman Harus Terbebas dari Hama

Hama merupakan parasit yang merugikan keladi saat bertumbuh dengan baik, sehingga hal ini perlu diperhatikan.

Kamu pun harus memastikan supaya tidak ada belalang maupun ulat daun yang ada pada tanaman Keladi.

Demikian beberapa hal yang perlu kamu tahu mengenai jenis keladi terutama keladi hibrida, semoga bermanfaat!